JATIMTIMES - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang menyelenggarakan Sosialisasi Pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL) Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
Selain sosialisasi PKL MBKM, juga dilakukan penandatanganan kerja sama madrasah/sekolah mitra di gedung Rektorat UIN Maliki, Kamis (17/11/2022).
Baca Juga : Gandeng Unesa, Dispora Lamongan Kenalkan Cabor Pickleball ke Guru PJOK SD/MI
Rektor UIN Malang Prof Dr Zainuddin MA ini menyampaikan bahwa MBKM disesuaikan dengan perubahan zaman. Tentunya dengan membawa ragam inovasi pembelajaran aktif untuk mendapatkan pengalaman sebanyak-banyaknya.

Inti MBKM, ditegaskan Prof Zain, sapaan akrabnya, merupakan bagian dari program experience e-learning guna mengembangkan bakat atau kemampuan dari mahasiswa sesuai dengan minat dan bakat .
Sosialisasi Pelaksanaan PKL MBKM merupakan bentuk integrasi adanya perubahan dari kegiatan PKL yang sebelumnya terhitung 4 SKS menjadi 20 SKS. MBKM menjadi konsep pembelajaran yang baru pada sistem pembelajaran.
"Sekaligus memberikan kesempatan kepada mahasiswa selama satu semester atau setara dengan 20 SKS," ujar Prof Zain dalam sambutannya.
Lebih lanjut, adanya sosialisasi dan penandatanganan kerja sama ini diharapkan mendukung peningkatan kuantitas dan kualitas pendidikan yang dijalankan oleh berbagai fakultas yang dimiliki UIN Maliki Malang, utamanya FITK sebagai fakultas pertama dan tertua serta memiliki program studi (prodi) paling banyak dibandingkan fakultas lain.

Penandatanganan kerja sama madrasah/sekolah mitra juga dilakukan saat itu, menghadirkan 155 kepala sekolah yang tergabung dalam mitra sekolah se-Jawa Timur.
Baca Juga : Barometer Pendidikan Nusantara, Disdik Kota Cimahi Studi Tiru ke Disdikbud Kota Malang
"Selamat bergabung menjadi mitra bersama dengan kampus kami ini yang merupakan salah satu perguruan tinggi Islam terbaik di negeri ini, " ucapnya.
Wakil Dekan I FITK UIN Malang Dr Muhammad Walid juga menyampaikan, program ini menjadi nilai positif bagi lulusan di masa depan.
"Harapannya, program MBKM dapat menjadi inovasi baru yang dapat meningkatkan kualitas lulusan yang kompeten," pungkas dia.