26/11/2022 Gelaran Pertama Sukses, Kirab Budaya 7 Desa di Kaki Gunung Cemenung Akan Jadi Agenda Tahunan | Jatim TIMES

Gelaran Pertama Sukses, Kirab Budaya 7 Desa di Kaki Gunung Cemenung Akan Jadi Agenda Tahunan

Sep 21, 2022 19:49
Kepala Desa Tugu, Didik Purno Nugroho / Foto : Anang Basso / Tulungagung Times
Kepala Desa Tugu, Didik Purno Nugroho / Foto : Anang Basso / Tulungagung Times

Pewarta: Anang Basso | Editor: Nurlayla Ratri

JATIMTIMES - Kirab budaya yang diselenggarakan tujuh desa di sekitar Gunung Cemenung, Kabupaten Tulungagung berjalan sangat khidmat. Budaya Jawa begitu kental di acara yang diracik mirip dengan karnaval Agustusan ini.

Mayoritas peserta menggunakan busana Jawa dan pakaian surjan. Mereka kemudian berkumpul di tengah sawah yang disebut di dengan Teleng  atau pusarnya wilayah. Lokasi itu dianggap sebagai petilasan Majapahit.

Baca Juga : Masuk Musim Penghujan, Banjir Bandang Masih Mengancam Kota Batu

"Kita di negeri lahirnya matahari yang disebut surya dan terbit dari timur, kita dikenal dengan orang timur," kata Ki Jontor dari Paseban Sewelas, Tulungagung.

Menurutnya, orang yang berada di pusar atau Teleng adalah orang yang punya hati. 

"Kiblat itu ada di teleng atau hati, kita bicara kebudayaan bukan agama," ujarnya.

Dari masa ke masa, negeri yang disebut Timur (Indonesia), khususnya tanah Jawa, menurut Ki Jontor telah terjajah mulai dari ekonomi hingga gaya hidup.

"Tinggal satu yang belum terjajah, yaitu budaya, untuk itu kita harus menjaganya," ungkapnya.

Kegiatan diikuti tujuh desa di sekitar Gunung Cemenung yang dianggap punya histori sejarah. Tujuh desa itu adalah Desa Tugu, Sukorejo Wetan, Jati Dowo, Tenggong, Panjerejo, Karangsari dan Tenggur.

Kepala Desa Tugu, Didik Purno Nugroho mengatakan kegiatan yang digelar ini masih baru pertama kali.

"Masih pertama dan mohon maaf jika belum dapat melibatkan banyak pihak," ucapnya.

Baca Juga : Banyuwangi Gelar Banyuwangi Bluefire Ijen Kom Challenge 2022

Namun demikian, dari antusiasme peserta, Didik yakin jika kegiatan ini dilanjutkan menjadi agenda tahunan akan semakin menarik dan meriah.

"Harapan kami menjadi agenda tahunan, sebagai bentuk nguri-nguri budaya Jawi," tuturnya. 

Bagi Kepala Desa Tugu ini, hal yang paling penting dari kegiatan ini adalah nilai menjaga kebudayaan sebagai pemersatu masyarakat.

Dalam kirab budaya ini, para peserta membawa berbagai hasil bumi yang diwujudkan dengan tumpeng besar. Kemudian, juga diarak berbagai macam binatang seperti ayam, bebek, burung dan hewan lain untuk dilepaskan atau dipurak oleh masyarakat.

Kemeriahan acara kirab budaya ini berlangsung di sepanjang jalan hingga di lokasi kegiatan yang berada di kaki Gunung Cemenung.

Kaki Gunung Cemenung sendiri merupakan perbatasan tiga desa yakni Tenggong, Sukorejo Wetan dan Tugu. Masing-masing masuk wilayah Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung.

Judul berita Gelaran Pertama Sukses, Kirab Budaya 7 Desa di Kaki Gunung Cemenung Akan Jadi Agenda Tahunan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
berita tulungagung kirab budaya

Berita Lainnya