Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Kesehatan

11 Ribu Bayi di Kabupaten Malang Alami Stunting, Terendah di Indonesia

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Yunan Helmy

25 - Aug - 2022, 15:01

Placeholder
Bupati Malang HM. Sanusi (tengah pakai peci) saat menghadiri agenda peringatan Hari Keluarga Ke-29 Tahun 2022 Kabupaten Malang. (Foto : Ashaq Lupito / JatimTIMES)

JATIMTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi menyebut angka kasus stunting di wilayah pemerintahannya terendah se-Indonesia. Hal itu disampaikan  Sanusi saat menghadiri agenda peringatan Hari Keluarga Ke-29 Tahun 2022 Kabupaten Malang, Kamis (25/8/2022).

"Kita (Kabupaten Malang) tinggal 8,8 persen. Itu (persentase kasus stunting) terendah se-Indonesia," tandas Sanusi saat ditemui usai menghadiri agenda yang diselenggarakan di Pendopo Agung Kabupaten Malang tersebut.

Baca Juga : Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Rutin Salurkan BPNTD ke 7.226 KPM Tiap Bulan

Orang nomor satu di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang itu menjabarkan, saat ini masih ada sekitar 11 ribu bayi di Kabupaten Malang yang masih mengalami stunting.

"Sebelas  ribu itu merupakan data identik dengan data yang sudah diukur. Dari sekitar 134 ribu bayi, itu yang stunting ada 11 ribu. Jadi, ada 8,8 persen (angka stunting) di Kabupaten Malang. Angka 8,8 persen itu fakta," ungkap  bupati yang akrab disapa Abah Sanusi ini.

Dari angka tersebut, terdapat beberapa kecamatan di Kabupaten Malang yang masih mendominasi kasus stunting. Salah satunya adalah Kecamatan Pujon. "(Kecamatan Pujon) di tingkat Kabupaten Malang tertinggi," ucapnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) ini tetap optimistis bakal bisa memberantas kasus stunting di wilayahnya. "Capaian stunting kita terendah. Banyak (kecamatan) yang sudah zero kasus. Kalau kita niat, pasti bisa menekan angka stunting," ujar Sanusi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Malang Aniswaty Aziz menjelaskan, wilayah yang sementara ini mengalami zero kasus stunting ada 3 kecamatan. "(Kecamatan) Pagak, Wajak, dan Pagelaran 0 (kasus stunting),' terangnya.

Baca Juga : Polresta Makota Ungkap Dua Kasus Perjudian Online, Salah Satunya Jaringan Luar Negeri

Aniswaty menambahkan, data 3 kecamatan yang terpantau sudah zero kasus stunting tersebut merupakan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang. Sehingga datanya masih bisa berubah sewaktu-waktu.

"Data kecamatan zero kasus stunting ini merupakan hasil operasi timbang bulan februari lalu karena memang data tersebut yang digunakan oleh Dinas Kesehatan," pungkasnya.


Topik

Kesehatan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy