10/12/2022 Ibu Tiri Diduga Aniaya Anak TKW, Kades Sumberagung Upayakan Perdamaian | Jatim TIMES

Ibu Tiri Diduga Aniaya Anak TKW, Kades Sumberagung Upayakan Perdamaian

Aug 10, 2022 19:01
Kepala Desa Sumberagung saat mendatangkan terlapor SN di kantor desa. (Foto: Istimewa / Tulungagung Times)
Kepala Desa Sumberagung saat mendatangkan terlapor SN di kantor desa. (Foto: Istimewa / Tulungagung Times)

Pewarta: Anang Basso | Editor: Nurlayla Ratri

JATIMTIMES - Kasus dugaan penganiayaan di Desa Sumberagung, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung telah dilaporkan polisi. Pelapor adalah keluarga dari ibu kandung KRK (11) siswa kelas 5 MI yang diduga menjadi korban penganiayaan ibu tirinya yang berinisial SN.

Kepala Desa Sumberagung, Judianan Junjung Nugroho membenarkan jika masalah ini telah diupayakan diselesaikan dengan damai. Pemerintah desa telah meminta keterangan pada terlapor, yakni SN selaku ibu tiri untuk diklarifikasi terkait kejadian dugaan penganiayaan itu.

Baca Juga : Balada Anak Disiksa Ibu Tiri, TKW Hongkong Lapor Polisi

"Sudah kita panggil ke kantor desa, (menurut cerita ibu tirinya) anaknya mau lari disuruh masuk kamar tapi malah menendang. Jadi ada gerakan reflek yaitu napuk (memukul) mengenai bibir si anak," kata Judianan Junjung Nugroho saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp.

Menurut Judianan, terlapor atau SN telah membuat pernyataan tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

"Kemarin sudah dibuatkan pernyataan tidak akan mengulanginya lagi, ada tanda tangan RT dan RW serta Kasun. Kalau sudah lapor, kita minta restoratif justice," ujarnya.

Diakui kades muda ini, sosok SN ini memang agak bawel atau banyak bicara.

"Pengakuannya ibu tiri, tujuannya baik, menyuruh makan anak tirinya. Namun saat akan lari ditarik dan kemudian dilawan, lalu ada gerakan reflek yang mengenai mulut. Saya harap ada perdamaian dan desa siap mengajukan RJ (restoratif justice) atas kasus ini. Masa kalau orang tua berniat membina anak kemudian harus dihukum," ungkapnya.

Sebelumnya, ibu KRK, ST yang seorang TKI asal Tulungagung megaku keluarganya sudah lapor polisi. 

Menurut keterangan ST yang saat ini bekerja di Hongkong, ia mendengar bahwa anaknya KRK yang ikut ibu tirinya SN dianiaya.

"Saya minta tolong adik saya, untuk melihat secara langsung apakah benar anak saya dianiaya," kata ST, Rabu (10/8/2022).

Kejadian dugaan penganiayaan ini disebutkan terjadi pada 4 Agustus 2022, pukul 14.00 WIB sepulang sekolah.

"Saya dengarnya malam hari, kemudian saya minta tolong adik saya untuk melihat secara langsung ke rumah saya," ujarnya.

Adiknya yang berinisial IP (39) yang tinggal di Kesamben bersama keluarganya, kemudian datang ke rumah tempat KRK tinggal.

Baca Juga : Sinopsis Ikatan Cinta 10 Agustus 2022, Andin Tak Mau Jauh dari Sal, Masalah Baru Jika Elsa Bertemu Sienna

"Setelah benar diduga terjadi penganiayaan, adik saya yang mengantar agar anak saya ke polisi untuk membuat laporan," imbuhnya.

Laporan polisi dibuat pada Sabtu (06/8/2022) sekitar pukul 12.30 WIB.

"Saya tidak terima, anak saya ini kan sudah dapat jatah makan di sekolah. Namun, sama ibu tirinya disuruh makan lagi. Tapi diam-diam anak saya mengembalikan nasinya ke rice cooker," ucapnya menirukan pengakuan anaknya.

Begitu dikembalikan, rupanya diketahui oleh SN ibu tirinya. Akibatnya, KRK dimarahi dan berujung pada pemukulan pada beberapa bagian tubuhnya.

"Mulutnya pecah dan berdarah," tambahnya.

Setelah laporan, pihak terlapor yakni SN melalui Pemdes Sumberagung minta dilakukan perdamaian. Namun, hati ST telah tertutup dan minta kasus ini diselesaikan melalui kepolisian.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Agung Kurnia Putra melalui Kanit UPPA Iptu Retno Pujiarsih mengatakan bahwa saat ini kasus masuk tahap penyelidikan.

"Saat ini masih mindik (administrasi penyelidikan) dan pemanggilan saksi-saksi," jelasnya.

Setelah mindik selesai, kasus baru bisa dinaikkan dalam tahap penyelidikan guna mengungkap dugaan penganiayaan ini.

Judul berita Ibu Tiri Diduga Aniaya Anak TKW, Kades Sumberagung Upayakan Perdamaian.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
berita tulungagung penganiayaan anak

Berita Lainnya