JATIMTIMES - Gedung Malang Creative Center (MCC) yang terletak di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang telah selesai dibangun dengan menggunakan anggaran sebesar Rp 98 miliar.
Setelah selesai dibangun, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Malang fokus akan melakukan pengisian interior di dalam Gedung MCC dengan anggaran sebesar Rp 25 miliar. Penggunaan anggaran sebesar Rp 25 miliar juga menjadi sorotan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang.
Baca Juga : Launching BIAN, Dinkes Kabupaten Malang Berharap Imunisasi Kembali Semarak
Ketua Komisi B DPRD Kota Malang Trio Agus Purwono menyampaikan, bahwa pihaknya bersama anggota Komisi B lainnya telah melakukan pendalaman terkait rencana penggunaan anggaran total sebesar Rp 25 miliar.
"Jadi hasil pendalaman kita, itu memang sudah ada anggaran Rp 10 miliar yang Bantuan Keuangan Provinsi itu mungkin sudah masuk dalam proses tender, jadi itu sudah berjalan," ungkap Trio kepada JatimTIMES.com.
Anggota dewan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menambahkan, bahwa selain Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur (Jatim) sebesar Rp 10 miliar juga akan ditambah dengan pengajuan Pemkot Malang dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Tahun Anggaran 2022 sebesar Rp 13 miliar.
"Nanti di PAK itu akan ada anggaran tambahan kebutuhan interior, peralatan, sarana prasarana fasilitas itu Rp 13 miliar. Sedangkan Rp 2 miliar itu sudah ada di APBD induk Tahun 2022, jadi total memang Rp 25 miliar diluar fisik bangunan yang saat ini. Kalau fisiknya ini Rp 98 miliar ya," jelas Trio.
Dengan banyaknya anggaran yang telah digelontorkan oleh pemerintah untuk, pihaknya pun berharap agar pemanfaatan MCC ke depan tidak sia-sia atau mubazir.
"Ya harapan kami, secara pemanfaatan tidak mubazir karena ini nilainya sudah tinggi, harapan kita juga bisa ikut mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang ada di Malang," tutur Trio.
Anggota DPRD Kota Malang yang maju dari daerah pemilihan (dapil) Lowokwaru ini menambahkan, bahwa adanya Gedung MCC ini juga diharapkan dapat menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Malang. Karena, nantinya jika Gedung MCC telah resmi dimanfaatkan, para pelaku ekonomi kreatif akan dapat beraktivitas di dalam Gedung MCC.
Baca Juga : Pemkot Batu Bakal Musnahkan Obat Kedaluwarsa Nilainya Ratusan Juta
Terlebih lagi, Gedung MCC akan menjadi ikon baru Kota Malang, utamanya terkait perhatian pemerintah dalam mewadahi para pelaku ekonomi kreatif di Kota Malang.
"Makanya kita juga tidak mau nanti ibaratnya sudah biayanya besar itu tidak bisa memberikan manfaat yang besar itu kan kita tidak mau. Jadi betul-betul kita ingin memastikan anggaran yang masuk, kebutuhannya, itu bisa berjalan sebaik mungkin," pungkas Trio.