04/12/2022 Operasi Pekat 2022, Polresta Banyuwangi Amankan  132 Tersangka | Jatim TIMES

Operasi Pekat 2022, Polresta Banyuwangi Amankan  132 Tersangka

Jun 20, 2022 17:08
AKBP Didik Harianto Wakapolresta Banyuwangi saat memberikan penjelasan kepada wartawan dalam  press release  di Joglo Polresta Banyuwangi (Kasubag Humas Polresta Banyuwangi for Jatim TIMES)
AKBP Didik Harianto Wakapolresta Banyuwangi saat memberikan penjelasan kepada wartawan dalam press release di Joglo Polresta Banyuwangi (Kasubag Humas Polresta Banyuwangi for Jatim TIMES)

Pewarta: Nurhadi Joyo | Editor: Yunan Helmy

JATIMTIMES -  Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi berhasil mengamankan 132 orang tersangka dalam pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2022.

Hasil Operasi Pekat 2022 diungkap kapolresta Banyuwangi melalui AKBP Didik Harianto, wakapolresta Banyuwangi, dalam  press release  di Joglo Polresta Banyuwangi, Senin (20/6/2022).

Baca Juga : Kapolresta Deddy Foury Millewa Usulkan Pembangunan RS Bhayangkara di Banyuwangi

Wakapolresta Banyuwangi menjelaskan jumlah laporan polisi terkait pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2022  selama 12 hari mulai  23 Mei sampai dengan 3 Juni 2022 sebanyak 125 laporan polisi.

“Operasi Pekat Semeru dengan sasaran handak (bahan peledak)/mercon, narkoba, premanisme, prostitusi, pornografi, judi, miras, petugas/oknum aparat yang menjadi becking tindak pidana),”  jelas AKBP Didik Harianto kepada puluhan wartawan.

Menurut  Didik, aparat kepolisian Banyuwangi berhasil mengungkap perjudian 20 kasus, prostitusi 1 kasus, pornografi  5 kasus, premanisme 17 kasus, penyalahgunaan narkoba 42 kasus dan  minuman keras (miras) 37 kasus.

“Kami telah mengamankan 132 orang tersangka meliputi perjudian 24 orang, prostitusi 1 orang, pornografi 5 orang, premanisme 18 orang, penyalahgunaan narkoba 44 orang dan miras  sebanyak 37 orang,”  imbuh wakapolresta Banyuwangi.

Dalam kasus dugaan prostitusi yang berhasil diungkap, modus operandi yang digunakan para pelaku adalah dengan mengirimkan beberapa foto wanita melaluai media sosial Whatsapp (WA). Kemudian melakukan transaksi sampai tercapai kesepakatan harga dan lokasi pertemuan dengan calon konsumen.

Sedangkan perkara pornografi,  para pelaku menyebarkan melalui media sosial Twitter untuk membagikan foto atau video yang mengandung konten kesusilaan.

Baca Juga : Mulai Ada Lonjakan Kasus Aktif Covid-19 di Kota Batu, Sehari Tambah 3 Pasien

Jajaran satreskrim juga berhasil mengamankan 18 orang pelaku aksi pungutan liar (pungli) dengan menyuruh preman yang melakukan tindakan kriminal di lapangan. Antara lain mencuri, merampas handphone, memeras sampai dengaan perintah melakukan perusakan.

“Untuk perkara prostitusi kami sangkakan dengan  pasal 296 KUH Pidana dan/atau pasal 27 ayat 1 juncto pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 dan/atau pasal 2 ayat 1 nomor 21 tahun 2017 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar,” papar wakapolresta.

Sedangkan perkara pornografi, Polresta Banyuwangi akan menjerat para tersangka sesuai pasal 4 ayat (1) UU RI No. 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau pasal 27 ayat (1) UU RI No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU No.11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dapat dipidana penjara paling singkat 6 bulan dan paling lama 12 tahun dan/atau pidana denda paling sedikit Rp. 250 juta dan paling banyak Rp. 6 miliar.

AKBP Didik menegaskan bahwa pihaknya melakukan upaya maksimal dengan mengerahkan semua sumber daya yang ada baik di tingkat polresta maupun polsek jajaran dan melalui tim opsnal resmob yang bertugas di lapangan untuk melakukan penegakkan hukum secara tegas dan terukur kepada para pelaku tindak kejahatan yang berdampak meresahkan dan merugikan masyarakat.

Judul berita Operasi Pekat 2022, Polresta Banyuwangi Amankan  132 Tersangka.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
polresta banyuwangi Berita Banyuwangi

Berita Lainnya