JATIMTIMES - Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kota Malang mewisuda sekaligus melakukan pelepasan 379 siswa kelas IX tahun ajaran 2021/2022, Sabtu, (11/6/2022). Prosesi wisuda dan pelepasan siswa kelas IX ini dilakukan secara offline di aula MTsN 1 Kota Malang.
Kepala MTsN 1 Kota Malang Drs Samsudin MP menyampaikan, pada tahun ajaran ini, banyak prestasi yang diraih para siswa MTsN 1 Kota Malang. Prestasi tersebut di antaranya meraih 2 medali emas Kompetensi Sains Nasional (KSN).

Bukan hanya itu. Prestasi lain yang diraih adalah pada Kompetisi Penelitian Siswa Indonesia (Kopsi). Di ajang ini, perwakilan MTsN 1 Kota Malang juga meraih medali emas.
Baca Juga : Setelah Pemimpin Abdul Qadir Baraja, Kini 2 Tokoh Penting Khilafatul Muslimin Ditangkap Polisi di Lampung
Begitu pun dalam kompetisi bidang statistik, Indonesian Statistic Conference and Olimpiad (ISCO), dan Outdoor Classroom Day (OCD), MTsN 1 Kota Malang merengkuh prestasi membanggakan. "(Dalam ajang itu), kita meraih enam penghargaan. Dua di antaranya, tim MTsN 1 Kota Malang akan mewakili dalam kompetisi internasional di Brazil," jelas Samsudin.
Pada tahun 2022, di tingkat kelembagaan, MTsN 1 Kota Malang juga meraih penghargaan dari Kanwil Kementerian Agama (Kemenag) atas capaian prestasi pada 2021. Prestasi juga terus diraih seiring berjalannya waktu. Pada 28 Februari 2022, MTsN 1 Kota Malang mendapatkan penghargaan sebagai juara umum dan sekolah favorit madrasah.

"Yang terbaru, 20 Mei lalu, bersama kepala kanwil, kami dapat penghargaan dari salah satu instansi. Kemudian pada 5 Juni, kita dapat social award dari kompetisi sains siswa muslim Indonesia yang dilaksanakan di Jakarta, " papar Samsudin.
Kemudian, jika dirangkum dalam hal penghargaan dan prestasi di tingkat kota, Samsudin menambahkan, jumlahnya mencapai 68 penghargaan. Hal itu belum lagi pada tingkat Provinsi Jawa Timur, yakni terdapat 104 penghargaan. Sedang di tingkat nasional, jumlahnya mencapai ribuan.
"Ada 1.377 penghargaan (tingkat nasional).dan untuk penghargaan tingkat internasional ada 74 penghargaan. Ini tentu membanggakan bagi kita semua. Jadi, kalau kita total jumlahnya ada 1.672 penghargaan pada tahun ajaran 2021/2022," terang pria ramah ini.

Selain itu, penghafal Al-Quran di MTsN 1 Kota Malang juga cukup banyak. Siswa penghafal 5 juz ke atas terdapat 15 orang. Sedangkan mereka yang hafal juz 30 terdapat 379 siswa.
Prestasi yang diraih ini tentunya atas kerja sama dan partisipasi berbagai pihak, mulai dari siswa, guru, sekolah, para orang tua, Kanwil Kemenag dan pihak lainnya. Untuk itu, NTsN 1 Kota Malang berharap hal ini nantinya terus dapat dilanjutkan dan dipertahankan. "Jangan berhenti di sini. Kita lanjutkan," tandas Samsudin.
Samsudin juga menyampaikan, dari 379 siswa, 240 siswa telah diterima di jenjang SMK, SMA atau pondok pesantren. Lalu, 177 siswa diterima di MAN 2 Kota Malang, 42 siswa di MAN 1 Kota Malang, 5 siswa di MAN Insan Cendekia 5, 3 di SMA Taruna, dan beberapa lainnya di pesantren. Sementara 139 siswa tengah bersiap mengikuti proses PPDB yang kini berjalan.
Baca Juga : Serap Aspirasi, DPRD Kota Malang Diwaduli Aplikasi Sam Gepun Basa
Kepala Kanwil Kemenag Kota Malang, Dr Muhtar Hazawawi MAg memberikan pesan penting terhadap para lulusan mauapun para orang tua. Pihaknya meminta untuk menguatkan karakter agama yang moderat. Sebab, hal ini merupakan harga mati sebagai warga negara Indonesia yang penuh dengan religiusitas dan komitmen kebangsaan yang tinggi.
"Jangan ada anak-anak yang salah jalan, apalagi jadi teroris. Ini saya tegaskan kembali," tandas Muhtar.
Selain itu, bidang pengetahuan, sains dan teknologi harus diperkuat. Hal ini merupakan ciri karakter yang unggul dari madrasah di kawasan Jalan Bandung tersebut. Komitmen kebangsaan menjadi hal yang penting dan harus juga diperkuat.
"Di samping agama yes, di teknologinya luar biasa. Kalau ini kemudian dikuasai dan terintegrasi dengan agama, barulah menjadi insan yang luar biasa dan masa depan yang cemerlang," pungkas Muhtar.