Percepatan TPA Regional, Pemkot Kediri Dapat Dukungan Penuh Lembaga Donor Jerman | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Percepatan TPA Regional, Pemkot Kediri Dapat Dukungan Penuh Lembaga Donor Jerman

Jun 07, 2022 19:54
Lembaga donor sampah dari Jerman saat melihat TPA.(foto : istimewa)
Lembaga donor sampah dari Jerman saat melihat TPA.(foto : istimewa)

JATIMTIMES - Sesuai Perpres nomor 80 tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik - Bangkalan - Mojokerto - Surabaya - Sidoarjo - Lamongan, Kawasan Bromo - Tengger - Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan, diamanatkan bahwa Pembangunan TPA Regional Kediri menjadi salah satu prioritas pemerintah. 

Sesuai tahapan, hari ini Pemerintah Kota Kediri melalui Bappeda dan DLHKP menyelenggarakan rapat koordinasi terkait konfirmasi data dengan Tim yang ditunjuk oleh Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ)  di Ruang rapat Bappeda, Selasa (7/6/22).

Baca Juga : Polres Madiun Perketat Pengawasan Hewan Ternak, Upaya Pencegahan PMK

GIZ adalah lembaga donor pemerintah Jerman yang akan mendanai penyusunan pre feasibility study (studi kelayakan awal) untuk pembangunan TPA Regional Kediri.

Chevy Ning Suyudi, Kepala Bappeda Kota Kediri mengatakan, program yang diinisiasi oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi bekerjasama dengan GIZ ini sudah berlangsung sejak awal tahun dan saat ini masuk tahap laporan tengah proyek. 

“Alhamdulillah kita tadi bertemu dengan beberapa international expert seperti Mr. Doug dari Kanada yang memiliki keahlian di bidang solid waste management serta Mr. Rhys dari Australia yang merupakan ahli finansial. Hari ini merupakan sesi konfirmasi data, jadi bulan maret kita sudah berdiskusi dan berbagi data dan hari ini ada beberapa data yang perlu kita klarifikasi mana yang valid kita sampaikan. Antara lain  terkait berapa timbulan sampah, berapa yang bisa dikelola dan berapa kemampuan pembiayaan kita untuk sharing berupa tipping fee dan lain sebagainya” ujarnya, Selasa (7/6/2022).

Chevy menambahkan, Pemerintah Kota Kediri menyambut baik adanya proyek tersebut. Hal ini dikarenakan TPA yang ada di kawasan Klotok sudah overload di akhir tahun nanti. 

"Sesuai timbangan yang ada di TPA, sampah yang masuk ke TPA kurang lebih sekitar 140 ton sampah setiap hari. Jika tidak segera ada TPA Regional, kita akan kewalahan menyediakan lahan," imbuhnya.

Baca Juga : Pemerintah Bayuwangi Siapkan Perda Tentang Adat Istiadat

"Kita ucapkan terima kasih kepada Kemenkomarinves dan Pemerintah Provinsi Jatim yang sudah memfasilitasi kami atas kerjasama dengan GIZ. Ini jadi perhatian kita semua bahwa TPA kita semakin lama semakin terbatas kapasitasnya. Kami dari Pemkot Kediri berharap agar pembangunan TPA Regional bisa segera terealisasi,” harapnya.

Setelah diskusi dan  klarifikasi data tersebut, kemudian dilanjutkan dengan tinjauan lapangan. Lokasi yang dipilih yaitu TPA Klotok dan tempat pengepul. Studi Kelayakan TPA ini tidak hanya fokus pada pembangunan TPA  saja, tetapi juga mempelajari bagaimana sejak sampah dibuang, kemudian diangkut ke TPS, bank Sampah dan pengepul hingga ke TPA.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
penanganan sampah kediri Kota Kediri

Berita Lainnya