JATIMTIMES - Warga Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang dihebohkan adanya dugaan aksi pembunuhan. Seorang nenek yang diketahui bernama Wurlin (70) dan cucunya M Saifudin (17) diduga menjadi korban dugaan pembacokan.
Kapolsek Karangploso Iptu Bambang Subinajar menjelaskan, saat ini tim Inafis Polres Malang tengah melakukan olah TKP. Dalam peristiwa tersebut terdapat dua korban, satu orang dinyatakan tewas atas nama Wurlin. Sementara korban atas nama M Saifudin dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka sayatan pada leher dan perutnya.
Baca Juga : Jemaat Persekutuan Doa yang Perkosa Siswa SMP Divonis 8 Tahun Penjara
“Kita masih belum tahu motifnya. Tim INAFIS masih bekerja melakukan olah TKP,” ucap Bambang.
Sementara itu, Ketua RT 04 RW 06, Dusun Manggisari, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso M Nur mengaku peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu Saifudin berlari keluar rumahnya untuk meminta pertolongan pada warga.
“Kalau pastinya saya tidak tahu, tapi korban tinggal di rumah bersama cucunya, yang juga ikut jadi korban. Cucunya mengalami luka bacok pada leher dan perutnya. Sementara nenek Wurlin meninggal dunia di rumahnya,” kata Nur.
Sementara itu, tetangga korban Tasim senada dengan M Nur. Karena saat itu tiba-tiba Saifuddin, cucu Wurlin berlari dengan kondisi terluka parah. “Saat itu saya pas duduk, tiba-tiba Saifuddin datang minta tolong dengan luka di leher dan perut. Tapi saya nggak berani nolong, nyari bantuan juga,“ kata Tasim.
Baca Juga : Pemimpin Khilafatul Muslimin Abdul Qadir Baraja Ditangkap di Lampung, Langsung Dibawa ke Jakarta
Tasim pun mengakui bahwa Saifudin tinggal di rumah tersebut hanya dengan neneknya yakni Wurlin yang ditemukan tewas. “Cucunya itu Saifudin (Udin) luka parah. Kalau neneknya saya nggak tahu, saya nggak berani masuk,” tutup Tasim.