Tradisi Labuh Laut Pantai Sine, Bupati Tulungagung Berharap Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Tradisi Labuh Laut Pantai Sine, Bupati Tulungagung Berharap Bisa Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Jun 03, 2022 17:38
Tradisi labuh laut di Pantai Sine, Jumat, 3/6/2022. (Foto: Ahmad for TulungagungTIMES)
Tradisi labuh laut di Pantai Sine, Jumat, 3/6/2022. (Foto: Ahmad for TulungagungTIMES)

JATIMTIMES - Tradisi labuh laut merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh masyarakat nelayan di sekitar pantai Sine Desa Kalibatur, Kecamatan Kalaidawir, Kabupaten Tulungagung setiap tahunnya. Tradisi tahunan itu, dilaksanakan oleh masyarakat setempat, sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan YME atas limpahan berkah hasil laut dari masa ke masa.

Dalam acara itu, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan, tradisi labuh laut merupakan kegiatan rutin masyarakat yang bertujuan sebagai wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil laut dari masa ke masa.

Baca Juga : PMK Terus Meningkat, Dewan Minta Pemkab Malang Berikan Stimulan

Melalui kegiatan tradisi itu, diharapkan bisa membantu pemerintah untuk memajukan pariwisata dan ekonomi masyarakat di sekitar Pantai Sine. Sehingga Pantai Sine semakin dikenal oleh masyarakat luar Tulungagung.

"Melalui kegiatan tradisi ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta bisa melestarikan budaya leluhur," kata Bupati Maryoto di lokasi acara, Jumat (3/6/2022).

Kepada generasi muda, Maryoto berpesan agar tidak melupakan budaya luhur bangsanya. Karena dengan melestarikan budaya sendiri akan menjadi salah satu upaya memberikan edukasi kepada generasi penerus dan masyarakat sekitar pantai.

Tradisi labuh laut, juga dinilai sebagai bukti bahwa seluruh elemen masyarakat Tulungagung bisa bersatu padu menggelorakan dan bahu membahu membangun Tulungagung tercinta melalui tradisi budaya dalam pemulihan perkonomian di Kabupaten Tulungagung.

"Labuh laut ini adalah pilihan yang sangat tepat untuk menumbuhkan kembali rasa cinta terhadap budaya sendiri, seperti budaya gotong royong, norma dan etika masyarakat, kejujuran serta memiliki peran penting dan strategis dalam menyatukan seluruh perbedaan yang ada," ucapnya.

Tradisi labuh laut, mencerminkan sebuah kegiatan yang bisa dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat dari segala usia, profesi, suku bangsa dan bahasa manapun. Serta bisa dimanfaatkan sebagai sarana yang dapat digunakan untuk mengurangi dampak negatif di kalangan remaja, sekaligus mengajarkan dan menamamkan rasa cinta akan budaya luhur bangsa Indonesia sendiri.

Maryoto juga berharap kegiatan tradisi labuh laut bisa tetap terlaksana terus menerus serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan Pantai Sine.

Baca Juga : Pasca Temuan Kasus PMK, Pemkab Banyuwangi Tingkatkan Kewaspadaan

Di tempat yang sama, Kepala Disbudpar Tulungagung, Bambang Ermawan mengatakan, tradisi labuh laut pantai Sine dilakukan secara rutin dalam setiap tahunnya. 

Sebagai dinas yang membidangi, dirinya berharap tahun depan tradisi labuh laut bisa dilaksanakan kembali dengan lebih bagus lagi. Sehingga bisa menjadi daya tarik wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri yang lebih besar lagi.

"Kegiatan hari ini sudah lebih baik dari pada tahun sebelumnya, karena tahun ini sudah diberikan kelonggaran dari pemerintah, sehingga secara berduyun-duyun masyarakat bisa menyaksikan prosesi Labuh Laut di Pantai Sine," kata Bambang.

Selain itu, tradisi labuh laut kedepannya akan ditata secara profesional, sehingga mampu mendatangkan kunjungan wisata yang memberi dampak peningkatan perekonomian masyarakat agar bangkit dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi covid-19.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
tradisi labuh laut Kabupaten Tulungagung

Berita Lainnya