10/12/2022 Jelang Pemberangkatan Ibadah Haji 2022, Gubernur Khofifah Minta Kemenag Jatim Pastikan  Semua Calon Jamaah Haji Telah  Divaksin Lengkap | Jatim TIMES

Jelang Pemberangkatan Ibadah Haji 2022, Gubernur Khofifah Minta Kemenag Jatim Pastikan  Semua Calon Jamaah Haji Telah  Divaksin Lengkap

May 21, 2022 17:00
Gubernur Jatim Khofifah
Gubernur Jatim Khofifah

Pewarta: M. Bahrul Marzuki | Editor: A Yahya

JATIMTIMES - Pemberangkatan jemaah haji tahun 2022 kembali dihelat setelah dua tahun tertunda akibat pandemi Covid-19. Melalui Menteri Agama Republik Indonesia, pemerintah Indonesia mengumumkan kepastian berangkatnya Calon Jamaah Haji (CJH) dari Indonesia. Pada tahun ini, pemerintah Saudi Arabia memberikan kuota sebanyak 100.051 jemaah. 

Sedangkan dari Jawa Timur, terdapat sekitar 19.210 orang CJH asal Jatim yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci.

Baca Juga : Tim Basket Putra Ngawi Lolos Porpov Jatim VII Tahun 2022

 

Terkait hal ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kembali mengingatkan para CJH asal Jatim untuk memenuhi semua persyaratan menjelang keberangkatan, utamanya vaksinasi lengkap.

Sesuai persiapan pelaksanaan haji tahun 2022 dan regulasi yang ditetapkan, CJH diwajibkan menerima dua jenis vaksin, yakni vaksin Meningitis dan 2 dosis vaksin Covid-19. 

"Bagi seluruh CJH asal Jawa Timur, yang belum vaksin lengkap mohon segera mengikuti vaksinasi difasilitasi kesehatan (faskes) terdekat. Jangan sampai batal haji karena belum vaksin lengkap," ungkap Gubernur Khofifah pada  Sabtu (21/5).

"Jika sudah waktunya vaksinasi Covid-19 booster, maka para CJH juga harus diberikan vaksinasi booster ," lanjutnya.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa tujuan vaksinasi bagi CJH ialah untuk mencegah terjadinya transmisi penyakit menular. Ini penting, sebab penyakit menular berpotensi terbawa keluar maupun masuk Indonesia melalui CJH.

220522_batal-haj-karna-vaksin.psd-2dbb61e5c98010d8a.png

Berdasarkan data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Bidang Kesehatan (Siskohatkes)
per tanggal 20 Mei 2022, Khofifah merinci dari total 19.210 orang CJH  asal Jatim cakupan vaksinasi Meningitis kepada CJH asal Jatim mencapai 16.050 (83,55%),

Sedangkan cakupan vaksinasi Covid-19 bagi CJH tercatat  dosis 1 sebesar 17.409 (90,63%), cakupan vaksinasi Covid-19 dosis 2 sebesar 16.623 (86,64%), dan cakupan vaksinasi Covid-19 booster sebesar 12.293 orang (63,05%). 

Untuk itu, Khofifah mengungkapkan guna meningkatkan cakupan pelaksanaan vaksinasi CJH asal Jatim, pihaknya melalui Dinkes Jatim melakukan pembinaan, monitoring dan feedback capaian vaksinasi setiap hari kepada Dinkes kabupaten/kota asal CJH. 

Baca Juga : Kisruh Rencana Pemkab Jember Lepas Aset Lapangan Talangsari, Fraksi Nasdem Angkat Bicara

 

Gubernur Khofifah juga  minta Kanwil Kemenag  Jatim dan Kakan Kemenag se Jawa Timur  mendistribusikan data CJH yang belum divaksinasi secara detail dan mengawal langsung  ( by name by address) kepada Dinkes kabupaten/kota untuk divalidasi, diverifikasi, dan ditindaklanjuti. 

Gubernur Khofifah menegaskan bahwa vaksin untuk  Covid-19 dapat diperoleh di Puskesmas terdekat  dimana CJH mendapatkan secara cuma-cuma alias gratis.

"Pelaksanaan vaksinasi sedang berjalan, jadi diharapkan waktu CJH berangkat, persyaratan vaksinasi wajib yakni Meningitis dan Covid-19 dosis 1 dan dosis 2, sudah didapatkan secara lengkap," katanya.

Apalagi Pemprov Jatim sudah menyatakan kesiapan vaksin untuk calon jamaah haji telah menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, sehingga masing-masing daerah memiliki stok vaksin dan tenaga vaksinator yang cukup. 

"Di samping vaksinasi wajib, para CJH dipersilakan melengkapi diri dengan vaksin lain seperti vaksin Influenza demi perlindungan kesehatan yang lebih baik, namun dengan biaya sendiri," pungkasnya.

Judul berita Jelang Pemberangkatan Ibadah Haji 2022, Gubernur Khofifah Minta Kemenag Jatim Pastikan  Semua Calon Jamaah Haji Telah  Divaksin Lengkap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
cjh jatim Khofifah Indar Parawansa

Berita Lainnya