JATIMTIMES - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Kanjuruhan konsisten untuk memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Hal tersebut ditunjukkan dengan hasil survei kepuasan pelanggan (SKP) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Merdeka (LPPM Unmer) Malang yang menyebut bahwa tingkat layanan Perumda Tirta Kanjuruhan berkategori sangat baik.
Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Kanjuruhan Syamsul Hadi mengatakan, capaian tersebut meningkat daripada capaian tahun 2021 lalu. Pada 2021 lalu, dengan skor sebesar 88, Perumda Tirta Kanjuruhan mendapat kategori baik. Dan tahun ini kategori sangat baik didapat dengan skor 90,19.
Baca Juga : Wabah PMK Merebak, Penjualan Ternak di Kota Malang Belum Terpengaruh
"Survei kepuasan pelanggan itu memang suatu kegitan rutin setiap tahun. Dan alhamdulillah untuk tahun ini ada peningkatan untuk skornya," ujar Syamsul.
Salah satu indikasi yang digunakan sebagai penilaian oleh tim LPPM Unmer Malang adalah jumlah layanan milik Perumda Tirta Kanjuruhan. Dari 26 layanan yang dimiliki, sebanyak 10 layanan mendapat kategori baik. Sementara 16 layanan lainnya mendapat kategori sangat baik.
"Ini tadi saya sampaikan ke ketua LPPM Unmer, ibaratnya kalau kita itu kuliah, kita sudah mendapat predikat cumlaude. Tadi sudah sempat dihitung oleh jetua LPPM. Kalau 16 sangat baik dan 10 baik kalau diskor, nilainya 35," terang Syamsul.
Oleh karena itu, hasil SKP tersebut nantinya juga akan digunakan sebagai salah satu acuan Perumda Tirta Kanjuruhan untuk mendukung pelaksanaan program-program strategis. Salah satunya yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat adalah penyesuaian tarif.
Syamsul menyebut bahwa capaian itu akan tetap terus ditingkatkan. Di sisi lain, berdasarkan hasil audit dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kinerja Perumda Tirta Kanjuruhan menjadi yang terbaik untuk tingkat Jawa Timur.
Baca Juga : 8 Tahun Berturut-turut, Pemkab Bondowoso Berhasil Raih Opini WTP
Selain itu, dengan skor sebesar 4,26, Perumda Tirta Kanjuruhan juga menjadi tang terbaik kedua secara nasional setelah Tangerang yang memperoleh skor 4,41.
"Kalau hasil audit sementara dari BPKP itu, dari 4,26 sudah geser 4,32. Harapan kami bertahan di posisi kedua karena tangerang kami pantau juga sudah 4,41. Semoga ke depannya kami bisa menjadi lebih baik," pungkas Syamsul.