free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Menag Gus Yaqut: Kita Berharap 2023 Haji Kembali Normal untuk Semua Usia

Penulis : Ahmad Istihar - Editor : Dede Nana

07 - May - 2022, 21:10

Loading Placeholder
Jajaran Kakanwil Menag Jatim saat berkunjung ke Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas di kediaman rumah Rembang, Jawa Tengah, Sabtu (7/5/2022) (Foto Kemenag Tuban For Jatim TIMES)

JATIMTIMES - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berharap pelaksanaan ibadah haji tahun depan 2023 bisa kembali berlaku untuk semua usia tanpa ada pembatasan.

Hal ini disampaikan Gus Yaqut dihadapan Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Kabag TU, beberapa kepala bidang dan beberapa Kepala Kemenag Kabupaten/Kota se-Jawa Timur, tak terkecuali Kabupaten Tuban.

Baca Juga : Patroli Arus Balik, Petugas Satlantas Polres Tuban Siap Tindak Pelanggar di Jalur Kuning Semarang - Tuban

"Terkait masalah haji kami sudah melakukan pendekatan dengan kerajaan Saudi agar pembatasan usia 65 diberlakukan hanya tahun ini saja. Untuk tahun berikutnya semoga sudah diberlakukan normal, tanpa ada batasan usia," terang Gus Yaqut di kediamannya Rembang, Jawa Tengah, Jumat (6/5/2022) kemarin malam. 

Selain itu, Gus Yaqut berupaya pendekatan dengan Menteri Perhubungan untuk embarkasi Surabaya agar tetap melakukan penerbangan dari Bandara Juanda. "Saat ini bandara internasional Juanda sedang dalam perbaikan. Semoga tidak usah transit ke Jakarta, kemudian baru ke Saudi," timpalnya.

Sementara Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Husnul Maram berharap upaya pendekatan yang dilakukan oleh Gus Yaqut membuahkan hasil. Hal ini untuk mengurangi bea tambahan jemaah apabila terjadi transit. 

"Semoga upaya pendekatan ini berhasil karena sangat mempengaruhi jemaah, baik dari segi tenaga, keuangan dan kesehatan," harapnya.

Dia menandaskan untuk batas usia sudah menjadi keputusan kerajaan Saudi Arabia, bagi yang lahir 1 Juli 1947 bisa berangkat dan bagi yang lahir 30 Juni 1947 otomatis akan tertolak oleh sistem. 

Terpisah, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Jatim Abdul Haris mengatakan, dibukanya kembali ibadah haji untuk Indonesia khususnya Jawa Timur adalah hal yang sangat menggembirakan. 

"Namun ada titik-titik krusial yaitu batasan usia, batasan jumlah, tidak ada penggabungan dan injury time," terangnya. 

Baca Juga : Peluang Anies Baswedan Nyapres 2024 Disebut Sulit Tercapai, Ini Sebabnya

Haris menambahkan perjuangan haji tahun ini terletak pada injury time. "Biasa pada bulan Syawal sudah clear semua, tapi sampai saat ini masih dalam tahap persiapan. Kami dari PHU setiap hari melakukan rapat dan progres,"akuinya.

Diantara progres telah berjalan diantara data jemaah fix di Jawa Timur, sudah pelunasan, dan ada persiapan tes petugas daerah nanti tanggal 12 Mei 2022. "Ada hal yang patut kita cermati akan ada tes PCR bagi jemaah. Kalau kita tidak sigap akan ada  banyak open seat pemberangkatan dan ini akan mengganggu keuangan penyelenggaraan haji tahun ini dan akan diupayakan ada penyangga. PCR tetap dilakukan menjelang pemberangkatan dan biaya sudah ditanggung oleh pemerintah," bebernya.

Sementara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban Ahmad Munir selesai acara pertemuan dengan Yaqut berharap upaya yang sudah dilakukan oleh Menag dapat membawa dampak positif bagi jemaah. 

"Saya harap calon jemaah haji kabupaten Tuban yang akan berangkat tetap menjaga kesehatan. Bagi yang belum tetep bersabar," harapnya. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ahmad Istihar

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---