06/12/2022 Jaga Kondusivitas Pemerintahan Desa, Dispemasdes Jember Sering Turun Lapangan | Jatim TIMES

Jaga Kondusivitas Pemerintahan Desa, Dispemasdes Jember Sering Turun Lapangan

Apr 14, 2022 15:34
Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) Jember, Nunung Agus S (foto : istimewa / Jember TIMES)
Kabid Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) Jember, Nunung Agus S (foto : istimewa / Jember TIMES)

Pewarta: Moh. Ali Mahrus | Editor: Dede Nana

JATIMTIMES - Demi menjaga kondusivitas berjalannya roda pemerintah di wilayah setempat, khususnya di tingkat desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) Jember rutin melakukan kunjungan dan turun langsung ke desa-desa secara berkala untuk melakukan pembinaan.

Hal itu dikatakan oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemerintahan Desa Dispemasdes Jember Nunung Agus S. Menurutnya, pemerintahan yang ada di tingkat desa itu perlu adanya pengawalan. Supaya aparatur desa tidak keluar dari tugas pokok dan fungsinya (Tupoksi).

Baca Juga : EWS Perlintasan Kereta Api di Kabupaten Blitar Banyak yang Rusak, Masyarakat Diimbau Hati-hati

"Makanya, kami sering melakukan pembinaan kepada Kepala Desa (Kades), terutama Kades yang baru untuk bekerja sesuai jalurnya," ucapnya saat ditemui di kantor Dispemasdes.

Nunung melanjutkan, pembinaan itu dilakukan supaya kades tidak sampai melakukan kecerobohan. Seperti pencopotan atau penonaktifan perangkat yang pernah dilakukan oleh beberapa kades. Nampaknya, pembinaan itupun mulai membuahkan hasil.

"Jadi sekarang sudah tidak ada kades yang melanggar regulasi lagi. Soalnya kami terus melakukan pengawalan berupa pembinaan itu. Sehingga mereka tidak mengulangi kesalahan yang serupa. Dan juga itu bisa menjadi pelajaran bagi kades-kades yang lain supaya tidak melakukan hal yang sama," imbuhnya.

Nunung menambahkan, terkadang mereka itu melakukan suatu kesalahan bukan karena disengaja. Tapi karena ketidaktahuan mereka. Itu sebabnya, pihaknya lebih mengutamakan proses mediasi daripada sanksi.

"Jadi begitu ada kades yang melanggar, ya kami perbaiki dulu dengan pembinaan. Bukan ujug-ujug langsung dijatuhkan sanksi. Tentu proses pembinaan itu ada jangka waktunya. Misalkan, kalau sekali dibina terus oknum kades itu tidak mengulangi lagi, ya cukup selesai di situ. Tapi kalau masih mengulangi lagi, ya kami tindak tegas," imbuhnya.

Terkait regulasi, kata Nunung, ada tahapan-tahapan yang bakal ditempuh Dispemasdes jika ada oknum kades melakukan pelanggaran seperti pencopotan perangkat secara sepihak.

Baca Juga : Jelang Lebaran, PT KAI Daop 9 Jember Periksa Lintasan Kereta Api dan Sarpras

"Yaitu dilakukan pembinaan dulu. Kalau gak berhasil, turunkan surat peringatan pertama (SP1). Kemudian beri jangka waktu 10 hari untuk memperbaiki diri. Kalau belum berhasil, lanjut ke SP2. Kalau belum berhasil juga, baru nanti akan diberlakukan sanksi," tandasnya.

Namun sejauh ini, dalam pantauan Nunung, kondisi pemerintahan desa sudah berjalan kondusif. Kades-kades yang baru sudah mulai menata desa. Dan program-program yang dilontarkan saat kampanye sudah mulai dilakoni.

"Jadi mereka sudah mulai fokus kerja. Bukan lagi ngurusin soal hal-hal yang kurang penting. Apalagi sekarang Bupati Jember Hendy Siswanto sudah mulai turun ke desa-desa. Seperti adanya program J-HUR (Jember Hadir Untuk Rakyat). Kalau bulan ramadan itu ada yang namanya safari ramadan," pungkasnya (ADV).

Judul berita Jaga Kondusivitas Pemerintahan Desa, Dispemasdes Jember Sering Turun Lapangan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Dispemasdes Jember pembinaan desa

Berita Lainnya