free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Tolong! Warga yang Terdampak Banjir di Jombang Mulai Kehabisan Stok Makanan

Penulis : Adi Rosul - Editor : Yunan Helmy

12 - Mar - 2022, 01:35

Loading Placeholder
Kondisi banjir di Dusun Gebangsari, Desa Trawasan, Sumobito, Jombang. (Foto : Adi Rosul / JombangTimes)

JATIMTIMES - Banjir yang melanda Desa Trawasan, Kecamatan Sumobito, Jombang, belum juga surut dua hari ini. Warga kini mengeluhkan kekurangan bahan makanan untuk bertahan hidup di rumah.

Banjir di Dusun Gebangsari, Desa Trawasan ini terjadi sejak Kamis (10/03/2022) dini hari. Saat itu banjir setinggi 60 cm menerjang RT 1 dan 2 RW 1, serta RT 1 dan 2 RW 2.

Baca Juga : Sejoli di Jombang Tetap Gelar Resepsi Pernikahan di Tengah Banjir Hampir 1 Meter

Banjir karena luapan Sungai Ngotok Ringkanal itu bukanlah surut, melainkan semakin bertambah tinggi. Di lokasi yang sama, banjir kini mencapai sekitar 70-120 cm.

"Ini sudah dua hari banjir. Hari kamis belum masuk rumah, Jumat malam airnya sudah masuk rumah. Ini airnya sudah sepinggang," ujar warga RT 1 RW 2, Titik Lely Zakiyah (40) saat diwawancarai wartawan di rumahnya, Jumat (11/03/2022).

Meski dua hari rumahnya dilanda banjir,  Titik memilih tidak mengungsi. Dia tetap bertahan di rumah dengan suaminya dan satu orang anaknya.

Dua hari dalam kepungan banjir, membuat aktivitas Titik dan keluarga terganggu. Bahkan, untuk makan saja dia mulai kesulitan. "Makannya seadanya, tidak ada yang jual. Stok di toko juga sudah habis. Kalau beli ya jauh. Ini stok logistik di rumah tinggal hanya untuk 1 hari," ungkapnya.

Titik mengaku, dua hari ini belum juga ada bantuan yang ia terima. Dia berharap ada bantuan berupa sembako, agar bisa dimasal di rumah.

"Tidak ada bantuan sama sekali. Kalau perlu ya minta bantuan makan sama apa gitu, mi atau minyak gitu," kata Titik.

Hal serupa juga dialami oleh Mardia (40). Warga RT 2 RW 1 Dusun Gebangsari itu mengandalkan makanan seadanya selama dua hari ini.

Baca Juga : Covid-19 Dianggap Terkendali, Pemkot Malang Gelar Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen Pekan Depan

Ia juga menyebut belum ada bantuan yang diterimanya selama banjir melanda rumahnya. "Ya susah, makan seadanya di rumah. Bantuan juga belum ada. Ya berharal dapat bantuan makanan," ucapnya.

Kades Trawasan Kaisar Asadi mengatakan, posko bencana banjir sudah mulai ia dirikan di Kantor Desa pada Jumat (11/03/2022) pagi tadi. Di dalam posko bencana ini juga didirikan dapur umum untuk suplai makanan kepada warganya.

Makanan dari dapur umum telah dikirim ke warga sebanyak 350 bungkus nasi sekitar pukul 16.00 WIB. "Satu-satunya jalan ini mendirikan dapur umum dari desa sendiri," tandasnya.

Kaisar mengaku, belum ada bantuan dari pemerintah daerah sejak kemarin. "(Bantuan dari Pemkab Jombang, red) Belum. Harapan pemerintah desa ya barangkali pemerintah daerah mau bantu ya silakan," pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Adi Rosul

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---