free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ekonomi

Momentum Presidensi G20 Indonesia Tingkatkan Kepercayaan Investor Global untuk Akselerasi Pemulihan Ekonomi Nasional

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

19 - Dec - 2021, 22:14

Loading Placeholder
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: ekon.go.id)

JATIMTIMES - Indonesia tergabung dalam kawasan dan forum seperti ASEAN, APEC, dan G20 yang saat ini menjadi titik sentral pertemuan penting kerja sama kawasan regional dan dunia. Setelah menjadi presidensi G20, Indonesia juga akan menjadi vhairmanship ASEAN pada 2023 mendatang.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, bahwa ini merupakan momentum berharga bagi Indonesia dan mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyukseskan presidensi G20 Indonesia.

Baca Juga : Semarakkan Lomba Tik-Tok Hari Jadi Kabupaten Malang, 5 Muda-Mudi Tampilkan Kreasi Bangkit dari Pandemi

Penyelenggaraan presidensi G20 Indonesia berpeluang meningkatkan konsumsi domestik dalam negeri hingga 1,7 trilliun rupiah, penambahan PDB yang diperkirakan mencapai 7,47 trilliun rupiah, serta pelibatan tenaga kerja sekitar 33 ribu pekerja di berbagai sektor industri.

“Secara ekonomi, hal ini akan mendorong kepercayaan dari investor global untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional,” kata Menko Airlangga dalam webinar yang diselenggarakan  Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) dengan tema “Presidensi G20 Indonesia: “Tantangan, Kesempatan, dan Peran Masyarakat Indonesia” pada Jumat (17/12/2021).

Selain memberikan keuntungan bagi Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),  Menko Airlangga juga menyampaikan bahwa dalam presidensi G20 ini, Indonesia berperan penting menjembatani keberagaman yang ada dalam Forum G20. Indonesia yang memiliki falsafah musyawarah dan mufakat diharapkan bisa menjembatani antarberbagai kelompok negara.

“Indonesia dan masyarakat dunia sedang menunggu presidensi G20 Indonesia untuk mengambil kebijakan yang berwawasan ke depan, bersifat inklusif dan langkah-langkah yang konkret di luar narasi-narasi politik,” ungkap Menko Airlangga.

Airlangga menambahkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencita-citakan G20 sebagai platform kerja sama ekonomi dengan tiga sektor. Yakni, arsitektur kesehatan global, transformasi ekonomi melalui digitalisasi, dan transisi menuju energi yang berkelanjutan.

“Kita merasakan manfaat teknologi digital di berbagai sektor dan tentunya kita akan terus mendorong sektor-sektor yang dapat menjadi mesin-mesin pertumbuhan baru sebagai nilai  dari ekonomi digital sendiri,” terang Airlangga.

Baca Juga : Makeup Mata Kristal Diprediksi Jadi Tren Kecantikan 2022, Tertarik Mencoba?

Indonesia diharapkan mampu melahirkan terobosan-terobosan baru, termasuk di sektor transisi energi bagi semua negara dengan mempromosikan adopsi teknologi yang terjangkau, mekanisme pembiayaan bersama, dan prioritas transisi energi yang berkelanjutan.

“Dalam upaya ini, kita akan melibatkan peran serta ilmuwan dan akademisi yang tergabung dalam Think 20 dan Science 20, yang  ini diharapkan bisa memberikan kontribusi ke tiga bidang tersebut juga transisi energi,” ujar Airlangga.

Menurut dia, pemerintah terus mengharapkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pakar dan akademisi, untuk memaksimalkan manfaat presidensi G20 Indonesia sehingga dapat membantu pemulihan bersama.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---