JATIMTIMES – Tradisi Rebo Wekasan di Desa Suci, Kecamatan Manyar, tidak semeriah tahun-tahun sebelumnya. Seperti kirab tumpeng dan pasar malam. Tahun ini digelar sangat sederhana dan sesuai protokol kesehatan (Prokes).
Ketua Panitia Ahmad Hilmi Afandi menjelaskan, tradisi Rebo Wekasan hanya ditandai dengan tasyakuran dan doa bersama di Masjid Mambaul Thoat pada Selasa (5/10/2021) malam.
Baca Juga : Kasus Dugaan Penggelapkan Uang di Pulau Bawean Masuk Tahap Penyidikan
Pria 36 tahun itu menyatakan, meski kasus covid-19 sudah turun, tidak mau menyebabkan perkumpulan massa. Sehingga, panitia memutuskan kirab tumpeng dan pasar malam ditiadakan.
“Sebelum pandemi kami selalu ada kirab tumpeng berukuran besar dan pasar malam juga,” kata Afandi, Rabu (6/10/2021).
Pihaknya menjelaskan, awal mula tradisi Rebo Wekasan bahwa pada hari Rabu terakhir di bulan Safar, Allah mengabulkan permintaan masyarakat Desa Suci. Yakni, menemukan sumber air untuk mencukupi kebutuhan masyarakat. Air tersebut telah lama dinantikan.
Sehingga pada malam hari Rabu terakhir pada bulan Safar masyarakat selalu mengadakan tasyakuran dan doa bersama secara turun temurun sampai saat ini. Semua berjalan dengan lancar.
“Tadi malam Khotmil Qur'an dan pembacaan Tahlil hingga santunan anak yatim piatu. Alhamdulillah berjalan lancar dan sesuai prokes,” tandasnya.
Baca Juga : PMM UMM 71 Memperkenalkan Team WorkTerhadap Anak Panti Asuhan Yatim Piatu Ar Rahman
Dalam acara tersebut juga dihadiri Forkopimcam Manyar. Di antaranya, Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno, Danramil 0817 / 06 Manyar Kapten Inf Imam Suudi, Camat Manyar Moh Nadlelah, Kades Suci Achmad Rizal serta KH Fahmi Faqih pengasuh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Roudlotul Muta’allimin.
“Alhamdulillah kami juga hadir sambil mengawal protokol kesehatan dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” imbuh Kapolsek Manyar AKP Windu didampingi Kapten Inf Imam Suudi.
Sementara Kepala Desa Suci Achmad Rizal berharap, tradisi ini terus dilestarikan oleh generasi yang akan datang. Hingga anak cucunya nanti.