JATIMTIMES - Kisah sukses yang dialami Firman Wahyudi, Business Owner Lab Persada Lumajang penuh lika-liku dan jatuh bangun. Dari membuka jasa servis komputer sampai membuka toko laptop dan gadget yang tersebar di 8 titik di seluruh Lumajang.
Mengawali karir sebagai teknisi radio di Banyuwangi lalu memberanikan merantau ke Surabaya menjadi teknisi diperusahaan konsultan Broadcast. Firman, sapaan karibnya harus menelan pahitnya kehilangan pekerjaan di usia 19 tahun akibat tempatnya bekerja bangkrut.
Baca Juga : Transportasi Darat Mulai Berjalan, Ini Syarat Naik Bus AKAP atau AKDP
Dijelaskan oleh Firman setelah perusahaannya tutup, dirinya lalu ke Jember pada 2003 menjadi bagian produksi Radio Soka. Untuk menambah penghasilan, Firman menjadi distributor MLM hingga mendirikan Perusahaan Advertising di Jember bernama Nirwana Advertising dan mengalami kebangkrutan.
"Akhirnya tahun 2006 saya tinggal di Musalanya Radio Semeru Lumajang untuk tenangkan pikiran," kata Firman.
Lebih lanjut Firman menambahkan jika dirinya juga turut membantu urusan teknis selama tinggal di radio dan bekerja pada bagian teknisi dan produksi.
"Kertemu jodoh satu kantor, karena harus berhenti salah satu akhirnya disarankan istri untuk membuka jasa service komputer karena dulunya Jurusan Elektro, " kenang Firman
Kemudian, Firman mulai menyediakan laptop Axioo ketika kebutuhan anak sekolah akan laptop kian bertambah. Sampai pada suatu titik Firman terlibat dalam program SAGUSALA (Satu Guru Satu Laptop) yang mengubah hidup Firman 180 derajat.
Saat itu toko-toko lain di Lumajang enggan menjalankan program SAGUSALA karena keuntungannya kecil hanya Rp 25.000/unit.
"Bagi kami itu rejeki yang gak boleh ditolak, ini kesempatan kami untuk menawarkan ke sekolah - sekolah," kata Firman.
Baca Juga : Bupati Pamekasan Sebut Warganya Tak lagi Takut Divaksin
Program Axioo dengan Bank Danamon tersebut memberikan kredit kepemilikan laptop untuk para guru selama 18 bulan dengan margin hanya Rp 500.000.
"Hampir gagal waktu itu karena permasalahan administrasi, tapi alhamdulillah deal 400 laptop," kenangnya.
Dari situ Firman mulai mampu kulakan barang dalam jumlah besar dan tetap mendisplay Axioo pada 8 cabang yang ia dirikan sampai saat ini.
Saat ini, brand yang bekerja sama dengan Firman tidak hanya laptop, melainkan ponsel dan produk IT lainnya.