JATIMTIMES - Berdasarkan hasil penelitian dan assesmen Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), Kabupaten Lamongan menjadi satu-satunya daerah di pulau Jawa yang berhasil meraih status PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) level 1 per tanggal 7 September 2021.
Kota yang dikenal dengan aneka kuliner yang nikmat ini berhasil turun 2 level, karena sebelumnya masuk kategori PPKM Level 3.
Baca Juga : Pemkab Pamekasan Fasilitasi Swab Antigen Gratis bagi CASN 2021

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, bersyukur atas keberhasilan menurunkan level PPKM dari level 3 ke level 1. Dia mengungkapkan, semua itu bisa tercapai berkat kerja bersama antara Pemkab, TNI, Polri, Forkopimda dan seluruh masyarakat Kabupaten Lamongan.
"Terima kasih atas segala dukungan masyarakat. Tanpa kerjasama dari semua pihak, hal ini tidak akan tercipta dengan baik. Tapi kita harus tetap waspada, prokes harus tetap dijalankan dengan ketat, kelonggaran dalam PPKM terus kita laksanakan bertahap dan berkelanjutan," kata pria yang akrab disapa Bupati Yes ini.
Bupati Yes mengungkapkan, pencapaian itu adalah hasil dari kerja keras bersama semua stakeholder dan seluruh elemen masyarakat. Ini hasil kerja keras dari Pemerintah Kabupaten Lamongan, TNI, Polri, tokoh masyarakat dan semua lapisan masyarakat.
"Bukan berarti langsung terjadi kelonggaran-kelonggaran. Kita saat ini tetap berpedoman pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 39 tahun 2021. Dengan level 1, kita bisa mengukur bahwa upaya- upaya yang kita lakukan dan sinergitas tiga pilar sudah benar dan tetap perlu ditingkatkan," ungkapnya.
Baca Juga : Komisi B DPRD Lamongan Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Petani Tembakau yang Gagal Panen
Yes mengapresiasi kesadaran masyarakat melaksanakan prokes secara ketat dan secara sadar mengikuti vaksinasi. Selain respon cepat dalam testing, trecing dan treatment menjadi salah satu kunci utama penurunan level PPKM dan penurunan angka positif di Kabupaten Lamongan. "Jadi kita pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat harus terus saling kerja sama," pungkasnya.