BLITARTIMES - Masyarakat Pantai Serang di Desa Serang, Kecamatan Panggungrejo, Kabupaten Blitar menyambut tahun baru Islam 1443 H dengan gelar larung sesaji, Rabu (11/8/2021).
Berlangsung di tengah pandemi Covid-19, larung sesaji dilaksanakan secara sederhana dengan peserta terbatas. Hal ini juga dipertegas oleh Kepala Desa Serang Dwi Handoko Pawiro. Dia menyampaikan, larung sesaji yang digelar ini tidak diperuntukkan bagi khalayak umum. Kegiatan kali ini hanya dihadiri perangkat desa, poro sepuh dan masyarakat di Desa Serang dengan jumlah terbatas.
Baca Juga : Tim Ahli Pusat Turun Cek Penanganan Covid-19 di Kota Malang
Menurutnya pula, ini adalah tahun kedua larung sesaji dilaksanakan di masa pandemi. Selaku kepala desa, Handoko bersyukur prosesi larung sesaji kali ini berjalan lancar dengan jumlah peserta yang terbatas. Dalam pelaksanaannya menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
“Ritual masih sama karena sudah pakem. Hanya saja selain pesertanya terbatas, larungnya juga sederhana. Ada takir plontangnya, dan gulungan lanang wadon kecil cukup dilarung di pinggir pantai,” kata Handoko.
Handoko menambahkan, sesuai dengan tradisi adat istiadat, larung sesaji merupakan ritual wujud syukur atas limpahan rezeki dari Tuhan Yang Maha Esa. Hingga saat ini, tradisi ini masih terus dilaksanakan oleh masyarakat Desa Serang sebagai bagian dari melestarikan budaya warisan leluhur.
“Sebagai generasi penerus kami terus berupaya untuk nguri-uri budaya larung sesaji sebagai bagian dari wujud syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tradisi ini biasanya diikuti dan disaksikan oleh banyak penduduk dan wisatawan Pantai Serang. Namun pandemi Covid-19 kali ini mengharuskan kegiatan larung sesaji dilaksanakan dengan terbatas dan tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” imbuhnya.
Baca Juga : Minta Transparansi Anggaran Penanganan Covid-19, BEM Sumenep Demo Pemkab Sumenep
Handoko melanjutkan, selain wujud syukur, larung sesaji ini juga dipanjatkan doa keselamatan dan kesehatan untuk warga Desa Serang. Pemanjatan doa juga agar pada 1 suro ini semua penyakit bisa diangkat dan dihilangkan oleh sang pencipta. Serta pandemic Covid-19 segera berakhir.
“Doa dan harapan kami adalah semoga pandemi Covid-19 ini segera berakhir dan kehidupan masyarakat kembali normal seperti sedia kala,” pungkasnya.