free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Pasien Ruang Isoter Kota Kediri Kerasan, Izin ke Petugas Minta Tambah Hari

Penulis : Bambang Setioko Kediri TIMES - Editor : Yunan Helmy

08 - Aug - 2021, 03:36

Loading Placeholder
Salah satu pasien melalui pesan singkat menyampaikan ke petugas, meminta tambahan hari bahkan hingga satu bulan. (Foto: Ist)

KEDIRITIMES - Hal unik terjadi di Ruang Isolasi Mandiri Terpusat di BLK Kota Kediri. Setelah menjalani isolasi selama 10 hari, seorang pasien bernama Irawan meminta menambah hari perawatan. Bahkan melalui pesan singkat, ia menyampaikan kepada petugas untuk meminta tambahan hari bahkan hingga satu bulan.

“Kemarin saya dihubungi petugas melalui WA kalau sudah waktunya pulang. Saya kaget, kok terasa cepat ya. Saya sampaikan juga ke petugas kalau minta tambahan waktu agar kondisi saya benar-benar pulih,” ujar Irawan saat ditemui Sabtu (07/08) pagi di BLK.

Baca Juga : Ketua TP PKK Kota Kediri: Ibu Hamil Tidak Perlu Ragu untuk Divaksin

Ia pun mengaku fasilitas di BLK cukup lengkap dan pasien yang ada di sini juga rukun dan akrab. Makanan dan camilan yang disediakan juga cukup. 

“Kegiatan saya di sini ya makan dan tidur. Lalu juga olahraganya jalan-jalan ke sana kemari. Sesekali juga karaoke,” tambah Irawan.

Mengenai tambahan hari yang diminta Irawan, Indun dari  Ruang Isolasi Mandiri Terpusat di BLK Kota Kediri menyampaikan, penambahan bisa dilakukan ketika pasien ingin memastikan kondisi benar-benar pulih dan sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.

“Untuk SOP yang ditetapkan Dinas Kesehatan, memang isolasi selama 10 hari dan itu pasti kami sampaikan kepada pasien ketika mereka masuk. Hanya saja ketika sudah di akhir masa isolasi kondisi masih belum pulih, kita perbolehkan bisa ditambah selama 4 hari,” tambah Indun. 

Sementara itu, Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengapresiasi BPBD, Satpol PP dan puskesmas yang berkolaborasi melayani pasien di ruang isolasi terpusat. 

Baca Juga : Komisi C DPRD Kota Kediri: Penambahan SMP Penting agar Tak Terjadi Ketimpangan Pendidikan

“Setiap hari petugas kami memantau para pasien yang menjalani isolasi mandiri terpusat. Hal ini juga yang akhirnya mungkin membuat pasien lebih tenang selama isolasi di BLK, karena kesehatan dan fasilitas penunjang sudah disediakan Pemkot Kediri,” ujar Mas Abu.

Saat ini, sesuai data BPBD Kota Kediri terdapat 30 pasien yang menjalani isolasi mandiri terpusat di BLK. Tiga  di antaranya usia 7 dan 12 tahun. 

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Bambang Setioko Kediri TIMES

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---