free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Wali Kota Mas Abu Minta Kuota Vaksin di Kota Kediri Dinaikkan

Penulis : Bambang Setioko Kediri TIMES - Editor : A Yahya

03 - Aug - 2021, 02:24

Loading Placeholder
Walikota Kediri ketika menjadi salah satu pembicara dalam Kajian Operasional Membangun Kepemimpinan Kolaboratif dalam Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 bersama Satgas Penanganan Covid-19, secara (Virtual), Senin (2/8). (Foto: Ist)

KEDIRITIMES - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar minta agar kuota vaksin di Kota Kediri dinaikkan untuk percepatan vaksinasi. Hal itu disampaikan Wali Kota Kediri dalam Kajian Operasional Membangun Kepemimpinan Kolaboratif dalam Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 bersama Satgas Penanganan Covid-19 Senin (2/8), di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Senin (2/8).  secara virtual.

Abdullah Abu Bakar yang terpilih menjadi salah satu pembicara dari tiga kepala daerah di Jawa Timur, menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Kediri mengajak perguruan tinggi berbasis kesehatan turut bergabung sebagai vaksinator Covid-19 di Kota Kediri.

Baca Juga : Angka Kematian Tinggi, Wali Kota Kediri Ancam Klinik yang Tolak Ibu Hamil Pasien Covid-19

Sehingga Kota Kediri memiliki banyak tenaga untuk melakukan vaksinasi. Namun kendala yang dialami dalam percepatan vaksinasi adalah stok vaksin di Kota Kediri yang terbatas.

“Tenaga kita banyak. Nanti kalau di Kota Kediri selesai maka tenaga bisa diperbantukan ke daerah lain. Sehingga percepatan vaksinasi berjalan lancar dan target dapat segera dicapai,” ujarnya.

Tak hanya membantu percepatan vaksinasi, relawan dari perguruan tinggi berbasis kesehatan ini juga membantu melakukan Testing dan Tracing di Kota Kediri. Seperti diketahui, Testing dan Tracing terus ditingkatkan. Hal itu bertujuan agar laju penyebaran Covid-19 di masyarakat dapat terus ditekan.

“Kita libatkan juga mahasiswa untuk melakukan Testing dan Tracing. Namun kendala saat ini banyak sekali orang yang tidak mau dites padahal sudah masuk dalam Tracing. Ini yang perlu ada penekanan,” imbuh Wali Kota Kediri.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Kediri juga memaparkan strategi penanganan Covid-19 di Kota Kediri. Penanganan yang dilakukan mulai dari penanganan hulu, penanganan hilir dan penanganan dampak. Penanganan hulu dilakukan dengan pengendalian mobilitas, penyekatan dan pengalihan arus, vaksinasi, serta Testing dan Tracing.

Baca Juga : Unisma Selesaikan 5.000 Vaksinasi, Kaum Difabel Tak Luput Jadi Peserta

Selanjutnya, penanganan hilir mulai dari penanganan warga isoman, penyediaan isolasi terpusat, penambahan tempat tidur di rumah sakit, dan menjaga ketersediaan oksigen dan obat. 

Penanganan dampak pemberian bantuan sosial kepada warga dan pemberian bantuan untuk pelaku usaha. Lalu juga ada Instruksi Wali Kota Kediri Gerakan Berbagi Membantu Masyarakat Terdampak Pandemi Covid-19, Gerakan Membantu Warga Isoman (BATMAN), serta PKK Kota Kediri berkontribusi dalam program vaksinasi dan membuat dapur TP PKK Kota Kediri bagi warga isoman.

Penanganan dampak ekonomi dilakukan dengan dana bergulir bagi UMKM Kota Kediri, membebaskan denda keterlambatan pajak, dan membuat imbauan serta monitoring ke perusahaan untuk menghindari PHK. Ada pula layanan call centre Covid-19 Kota Kediri, layanan belanja online Bi Imah, dan Sinergi untuk Jaring Pengaman Sosial (Si Jamal).


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Bambang Setioko Kediri TIMES

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---