MALANGTIMES - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat meminta kepada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar lebih pro aktif dalam upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN). Terutama untuk dapat memberi stimulan kepada masyarakat, agar ada peningkatan aktivitas ekonomi yang sempat lesu karena pandemi.
Terutama, menurut Wahyu setidaknya upaya tersebut dapat digencarkan selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Salah satunya untuk bisa mengungkit perekonomian di sektor usah mikro kecil menengah (UMKM).
Baca Juga : Hindari Loyo dan Lesu, Resep Herbal ala dr Zaid Akbar ini Bisa Dibikin Sendiri di Rumah
"Kalau UMKM yang kami dorong melalui Dinkop (Dinas Koperasi) itu ada pelatihan, lalu ada fasilitas untuk bisa jualan online, dan sepertinya juga ada bantuan modal," kata Wahyu, Minggu (1/8/2021).
Sedangkan bagi yang ingin mendapatkan fasilitas tersebut, para pelaku UMKM ini bisa berkoordinasi melalui kelompoknya masing-masing. Tujuannya agar lebih mudah dalam mengkoordinir kebutuhan yang dimaksud. "Nanti kan ada kelompoknya masing-masing UMKM ini. Nanti bisa berkoordinasi di situ, untuk menentukan apa kebutuhannya," terang Wahyu.
Maka dari itu, dirinya mendorong agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Malang yang termasuk di dalam PEN, bisa aktif untuk membuat program atau melakukan kegiatan. Agar masyarakat yang terdampak secara ekonomi, bisa kembali terangkat.
“Anggarannya kan ada di OPD. Jadi kami minta OPD nya yang lebih pro aktif. Bikin program, misalnya UMKM, ini nanti butuhnya apa, agar selanjutnya bisa kita kasih anggaran, kalau dari PEN kan memang seperti itu,” bebernya.
Baca Juga : Tembus Internasional, Wali Kota Sutiaji Apresiasi Produk Pelaku Industri Kriya dan Fesyen Kota Malang
Dia menyatakan program tersebut sudah berjalan sejak ditetapkannya PEN. Sejak rincian APBD Perubahan yang pertama. Karena jelas PEN ini tidak bisa diutak-atik. "Kalau kita mengurangi persentasenya bisa kena penalti dari pusat. Persentasenya 25 persen dari DAU (Dana Alokasi Umum)," ungkapnya.