KEDIRITIMES - Covid-19 di Kabupaten Kediri terus mengalami lonjakan dalam beberapa hari terakhir. Lonjakan yang tak terkendali itu membuat kondisi Kabupaten Kediri saat ini masuk dalam zonasi bahaya.
Lonjakan kasus itu membuat bed occupancy ratio atau BOR untuk pasien covid-19 di Kabupaten Kediri sudah hampir mencapai 100 persen.
Baca Juga : Tiga Pemain Persik Dinyatakan Positif Covid-19
Slamet Turmudi, sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri, mengatakan, kondisi rumah sakit rujukan di Kabupaten Kediri telah penuh sesak. Hal ini membuat Pemerintah Kabupaten Kediri harus bergerak cepat dengan menambah bed atau tempat tidur.
"Memang saat ini kita berada di zona bahaya, yakni mencapai 80-100 persen. Jadi, sebagai upaya agar BOR tidak penuh, perlu menambah bed," ungkapnya, Rabu (29/6/21).
Turmudi mengatakan, dalam sehari, angka positif covid-19 di Kabupaten Kediri bisa mencapai 15 hingga 20 kasus tambahan. Menurut dia, hal ini juga perlu menjadi kesadaran masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam melakukan aktivitas kesehariannya.
"Untuk saat ini, memang sebaiknya mengurangi aktivitas bepergian apabila itu memang tidak penting. Selain untuk menjaga diri, hal ini juga dapat menekan penyebaran angka covid-19," ujarnya.
Baca Juga : Solusi Saat Pandemi, Jasa Cuci Motor ini Bisa Dipanggil ke Rumah Loh!
Diketahui, untuk saat ini angka covid-19 di Kabupaten Kediri telah mencapai 5.218 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 513 dinyatakan meninggal dunia.