INDONESIATIMES - Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendadak ungkap fakta mengejutkan soal eks Imam Besar FPI Muhammad Rizieq Shihab alias Habib Rizieq. JK mengaku bahwa dirinya pernah ditawari dukungan suara oleh Habib Rizieq di Pilpres 2009.
Kala itu JK diketahui mencalonkan diri sebagai calon presiden (capres) bersama Wiranto sebagai calon wakil presiden (cawapres). Ia mengatakan, saat itu Habib Rizieq Shihab datang ke kediamannya dan mengatakan akan mendukung dirinya. Namun, Habib Rizieq memberikan syarat kepada JK.
Baca Juga : Inspirasi Padu Padan Rok dan Skirt, Cocok Untuk Hangout Hingga Kondangan
“Dia (Habib Rizieq) bilang, ‘Saya akan mendukung bapak asal ada pernyataan siap menjalankan syariat Islam’,” ujar JK seperti dikutip dari YouTube BeritaSatu. Kamis (24/6/2021).
Mengetahui syarat yang diajukan Habib Rizieq, JK merasa tersinggung. Sebab menurutnya, Syariat Islam bisa dijalankan di Indonesia, tidak ada yang melarang.
“Saya bilang saya tersinggung dengan perkataan habib. Saya tanya, Syariat Islam apa yang tidak bisa dijalankan di Indonesia?” kata JK.
JK juga menjelaskan bahwa sejak lahir dirinya telah melaksanakan syariat Islam, sama dengan Habib Rizieq dan temannya-temannya.
“Melaksanakan syariat Islam, tidak ada yang melarang,” imbuhnya.
Baca Juga : Kabur dari Ruang Isolasi, Pasien Covid-19 Asal Sanankulon Akhirnya Ditemukan
JK lantas mengatakan kepada Habib Rizieq bahwa dirinya merasa tersinggung jika ada pihak yang berupaya untuk memasukkan aturan yang ada di kitab suci ke dalam undang-undang atau peraturan daerah (perda). Menurutnya, upaya itu justru merendahkan kitab suci.
“(Habib Rizieq, red) diam dan karena itu kami tidak sepaham, sehingga jalan sendiri-sendiri. Silakan mendukung siapa, saya tidak ada urusan,” jelasnya.