Kisah Guru Honorer di Tulungagung, Gaji Kecil Nyambi Buka Les Bahasa Inggris dan Komputer | Jatim TIMES

Kisah Guru Honorer di Tulungagung, Gaji Kecil Nyambi Buka Les Bahasa Inggris dan Komputer

May 04, 2021 15:26
Mohammad Makhin, guru honorer yang sukses buka kursus bahasa inggris dan les komputer / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Mohammad Makhin, guru honorer yang sukses buka kursus bahasa inggris dan les komputer / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

TULUNGAGUNGTIMES - Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang baru saja dilaksanakan pada 02 Mei 2021 disambut hangat oleh kalangan pendidik dan pelajar di Indonesia. Namun, ada banyak pendidik terutama guru honorer yang masih bernasib jauh dari kata layak.

Seperti yang dirasakan oleh Mohammad Makhin (53) pengajar yang berdomisili di Dusun Ngadirogo, Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung.

Baca Juga : Pamit ke Istri Cari Kayu Bakar, Pria di Tulungagung Ini Ditemukan Tetangga Meninggal Dunia

 

Ia sudah mengajar sejak tahun 2004 langsung di dua sekolah, yakni Madrasah Ibtidaiyah Desa Podorejo dan MI Nurista Desa Mirigambar, Kecamatan Sumbergempol. "Pertama mengajar digaji Rp 50 ribu satu bulan," kata pria yang merupakan tutor bahasa inggris ini, Selasa (04/05/2021).

Lanjutnya, dengan gaji sekecil itu dikatakan Makhin jelas tidak cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hingga akhirnya, pada tahun 2021 ini ia mendapat gaji MI Podorejo sebesar Rp 270 ribu dan Rp 120 ribu dari MI Nurista. "Saya sudah bersyukur, bagi saya cukup," kata Makhin yang mengaku gagal mengikuti tes CPNS itu.

Meski mengatakan cukup dengan gaji itu, Makhin mengembangkan diri dengan membuka kursus bahasa inggris dan kursus komputer di rumahnya.

"My everyday activity, pagi ke sekolah pulang sekolah istirahat bentar start jam 14.00 wib sd 17.00 wib, ada juga yang ambil kursus after magrib. Saya juga memberikan kursus bahasa Inggris setiap hari," ujar Makhin . 

Disebutkan Makhin, siswa yang kursus dari berbagai tingkat antara lain SD/MI, SMP/ MTs, SMU sederajat, mahasiswa dan Masyarakat umum. "Untuk sementara yang komputer ditangani anak laki laki saya," paparnya. 

Baca Juga : Cara Guru Besar UIN Malang Berjuang Lawan Plagiasi yang Dilakukan Calon Rektor UIN Malang

 

Bahkan, Makhin aktif memberi kursus bagi calon TKI atau TKW yang hendak berangkat ke luar negeri. "Siswa yang masyarakat umum itu, dari berbagai kalangan, ada siswa yang mau ke luar negeri, guru, dan juga profesi lain," imbuhnya. 

Untuk kursus komputer, Makhin menjelaskan sering memberikan kursus gratis saat mendapat bantuan dari pemerintah. 

Di hari pendidikan Nasional ini, Makhin berharap agar guru honorer yang senasib dengan dirinya terus meningkatkan kreativitas dan inovasi agar tidak hanya berharap dari gaji yang relatif kecil itu. "Be creatif Person, easy thinking and easy doing in everything and be a real person," pungkasnya.

Topik
berita tulungagung Guru Honorer

Berita Lainnya