SURABAYATIMES - Anggota Komisi D DPRD Surabaya Tjujuk Supariono melaksanakan masa reses sidang kedua tahun anggaran 2021 di Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo, Surabaya.
Dalam reses kali ini politisi PSI tersebut mendapat bebarapa aduan dari warga Jagir, Wonokromo. Program Jaminan Kesehatan Semesta (JKS) menjadi salah satu aduan warga kepada Tjujuk.
Baca Juga : Geger Kabar Novel Baswedan dan 70 Pegawai Terancam Dipecat, Ini Respons KPK
Tjujuk mengatakan, warga Kelurahan Jagir Wonokromo belum banyak yang mengetahui alur program JKS. Sehingga ia membantu menyosialisasikan program tersebut.
"Proses JKS tidak serta merta langsung ke rumah sakit, namun harus ke puskesmas terlebih dahulu kemudian dikasih rujukan ke rumah sakit. Dan bisa langsung ke rumah sakit yang disediakan pemkot kalau emergency," kata Tjujuk, Senin (3/4/2021) sore menjelang malam.
Selain itu, lanjut Tjujuk, warga juga mengadu terkait sanitasi dari PAUD yang tidak ada. Dan warga juga meminta untuk pemerintah memfasilitasi program sanitasi. "Saya akan mengusulkan untuk ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Surabaya supaya ada sanitasi," tambahnya.
Kemudian warga juga meminta bantuan berupa komputer untuk membantu administrasi. "RW itu meminta bantuan seperangkat komputer untuk membantu administrasi RW," jelasnya.
Baca Juga : Panitia Pilkades Karangrejo Bantah Ada Politik Uang di Desanya
Politisi PSI ini juga disambati tentang rencana penggusuran di salah satu daerah tersebut yang rencananya akan dijadikan jalan. Dan masyarakat meminta untuk tidak ada penggusuran atau meminta ganti rugi.
"Masyarakat meminta, kalau bisa jangan ada penggusuran. Kalaupun jadi, masyarakat meminta supaya dihitung per kepala keluarga untuk ganti rugi. Mereka menyerahkan semuanya ke pemkot," pungkasnya.