MALANGTIMES - Gempa Bumi 6,7 SR (skala richter) yang melanda Malang Raya dimutakhirkan oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) hanya berkekuatan 6,1 SR. Lepas dari hal tersebut, gempa yang terjadi sekitar pukul 14.00 WIB membuat masyarakat di Malang Raya cukup panik.
Hal ini pula yang membuat Wali Kota Malang Sutiaji angkat bicara dan menyampaikan agar masyarakat Kota Malang untuk tetap tenang dan tidak perlu gelisah.
Baca Juga : Semburat Tinggalkan Ujian, Pelajar SMKN 1 Turen Selamat dari Gempa 6,7 Skala Richter
"Saya mohon masyarakat Kota Malang tidak perlu ada kecemasan dan kegelisahan yang luar biasa," ungkapnya dalam akun instagram @sam.sutiaji, Sabtu (10/4/2021).
Sutiaji melanjutkan, bahwa kejadian gempa bumi yang berlangsung dalam waktu tidak sampai satu menit tersebut dan menghancurkan beberapa bangunan merupakan pertanda dari Tuhan Yang Maha Esa.
"Memang Tuhan kan memberikan rambu-rambu dan ini semua merupakan kekuasaan Allah ya," ujarnya.
Pihaknya juga menginstruksikan kepada pihak-pihak terkait untuk segera melakukan inventarisir bangunan-bangunan yang mengalami kerusakan maupun yang sampai menelan korban jiwa. Diantaranya BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Dinas Kesehatan Kota Malang dan Dinas Sosial-P3AP2KB Kota Malang.

Namun hingga sampai saat ini, berdasarkan catatan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) akibat gempa bumi tersebut terdapat 3 bangunan yang mengalami kerusakan. Dua rusak berat, satu rumah rusak ringan.
Baca Juga : Gempa 6,7 SR, Ratusan Santri Pondok Ar Rohmah Panik, Berlarian Selamatkan Diri
"Saya mohon ada yang menginventarisir jika ada hal-hal atau kerusakan dan sebagainya. Atau yang mengkhawatirkan segera melaporkan ke Pemerintah Kota Malang," terangnya.
Sutiaji juga mengajak semua masyarakat Kota Malang untuk berdoa bersama-sama agar mendapatkan yang terbaik dari peristiwa gempa bumi ini.
"Sambil kita berdoa juga ya. Jadi kita memohon kepada Allah mudah-mudahan apa yang terbaik dari peringatan Allah SWT. Perbanyak istighfar, dzikir kepada Allah SWT. Semoga kita diberikan ketenangan dan kewaspadaan," pungkasnya.