free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ekonomi

Harga Cabai di Kabupaten Madiun Kian Meroket

Penulis : Dodik Eko Prasetyo - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

11 - Mar - 2021, 00:30

Loading Placeholder
Ibu Yati saat melayani pembeli di kiosnya. (Foto: Dodik Eko P/ JatimTIMES)

MADIUNTIMES-Warga masyarakat Madiun kembali mengeluhkan harga cabai yang kian meroket. Harga cabai yang sebelumnya hanya Rp 20 ribu per kilo gramnya, hari ini Rabu (10/3/2021)  mencapai Rp 110 ribu.

Naiknya harga cabai di tengah masa pandemi ini sangat dirasakan warga Madiun sejak dua bulan terakir ini. Hanya membeli 1 ons cabai warga harus merogoh kocek 11 ribu rupiah.

Kenaikan harga cabai tersebut dibenarkan Ibu Yati salah satu pedagang cabai yang ada di pasar sayur Caruban, Kabupaten Madiun.

Saat ditemui jurnalis, Yati menjelaskan bahwa harga cabai masih terus mengalami kenaikan setiap harinya. Ia juga menjelaskan kenaikan harga cabai disebabkan banjir karena musim hujan.

"Sekilo seratus sepuluh niki malah terus tambah naik harganya (satu kilo seratus sepuluh ribu, ini justru tambah naik terus-red)," ungkapnya saat ditemui jurnalis.

Senada dengan Bu Yati, salah satu pedagang lain Bu Suryadi yang juga berjualan di Pasar Caruban tersebut juga membenarkan atas tingginya harga cabai yang mencapai 110 ribu rupiah.

Ia justru menjelaskan kalau dalam tiap harinya harga cabai per kilo gramnya naik 10 ribu rupiah hingga 15 ribu rupiah.

"La niki malah mundak terus lo mas, udan mboten panenan. Ben dinten mundake niku sedoso, limolas (La ini justru naik terus lo mas, hujan gini tidak panen. Setiap hari naiknya itu sepuluh ribu, lima belas ribu)," ungkapnya.

 

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Dodik Eko Prasetyo

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---