free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Transportasi

Nama Petunjuk Jalan Usang, Dishub Banyuwangi Segera Perbaiki Petunjuk Arah ke Bandara

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : A Yahya

06 - Feb - 2021, 01:53

Loading Placeholder
RPPJ menuju Stasiun Banyuwangi Kota yang masih terpasang RPPJ lama Nurhadi Banyuwangi Jatim Times

 

BANYUWANGITIMES - Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kabupaten Banyuwangi secepatnya melakukan perbaikan Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan (RPPJ) ke Bandara Banyuwangi dan penunjuk arah ke stasiun Banyuwangi Kota .

Menurut Ali Ruchi, Sekretaris Dishub Banyuwangi, ada beberapa nama RPPJ yang lama namun saat ini dalam proses sedang berjalan. Ada sebagian RPPJ yang sudah diganti sesuai dengan nama yang bandara yang baru yaitu Bandara Banyuwangi. ”Sedangkan untuk stasiun Karangasem yang diganti menjadi stasiun Banyuwangi Kota maka untuk memudahkan masyarakat dalam satu minggu ke depan akan kami tuntaskan,” jelasnya, JUmat (5/2/2021).

Baca Juga : Hilang Tiga Hari, Balita Asal Gresik Ditemukan Meninggal di Sungai Lekso

Dia menjelaskan, RPPJ untuk Bandara Banyuwangi akan dipasang di wilayah kecamatan Kabat, Rogojampi dan kecamatan Blimbingsari. Sedangkan untu RPPJ Stasiun Banyuwangi kota akan dipasang di Jalan Brawijaya dan sekitar pertigaan selatan SMK Negeri 1 Glagah Banyuwangi.

Selanjutnya dari berbagai catatan yang ada proses pembangunan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, membutuhkan waktu yang cukup panjang. Bahkan, pembangunan bandara tersebut telah mengantarkan dua mantan bupati Banyuwangi dan lima pejabat teras pemerintah daerah berurusan dengan aparat penegak hukum. 

Peletakan batu pertama pembangunan Bandara Blimbingsari dilakukan Wakil Presiden RI Hamzah Haz pada tahun 2003. Pembangunan itu tidak berjalan mulus karena beberapa kendala. 

Pada era Bupati Samsul Hadi, bandara tersebut sudah beberapa kali akan dioperasikan. Namun, rencana itu selalu gagal karena tidak ada operator yang sanggup membuka rute penerbangan.

 Pada era Bupati Ratna Ani Lestari juga direncanakan beberapa kali penerbangan komersial. Namun, rencana tersebut juga selalu gagal dengan alasan yang sama, tidak ada perusahaan penerbangan yang sanggup. Ratna hanya berhasil mengoperasikan pesawat latih siswa Bali International Flying Academy (BIFA). Selama beberapa bulan, bandara yang dibangun dari dana patungan Pemkab Banyuwangi dan APBD Jatim itu digunakan untuk latihan penerbangan. 

Baca Juga : PPKM di Surabaya Tutup Jalan Mayjend Sungkono dan 4 Sentra PKL

Baru pada era kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas bandara tersebut bisa dibuka untuk penerbangan komersial. Itu terjadi setelah Anas sukses bernegosiasi dengan perusahaan penerbangan PT Sky Aviation. Harapan dan impian masyarakat Banyuwangi untuk memiliki bandara udarapun akhirnya terwujud.

Selanjutnya perubahan nama stasiun Karangsasem menjadi Stasiun Banyuwangi Kota dari pers rilis PT KAI terkait perubahan nama tercatat empat stasiun yang mengalami purbahan nama mulai tanggal 1 Desember 2019, salahsatunya adalah yang awalnya  bernama Stasiun Karangasem (KNE), secara resmi berganti nama menjadi Stasiun Banyuwangi Kota. Penggantian nama tersebut terkait dengan promosi pariwisata di Kabupaten Banyuwangi.

 

 

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

A Yahya

Transportasi

Artikel terkait di Transportasi

--- Iklan Sponsor ---