BATUTIMES - Tanah longsor terus menghantui Kota Batu. Setelah Senin (18/1/2021) pagi tanah longsor melanda Payung, kali ini giliran Dusun Gangsiran Puthuk, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo.
Akibatnya jalan penghubung desa pun terputus. Rumpun bambu yang ada di tebing ikut terbawa longsor. Tanah longsor di Gangsiran berdimensi panjang 20 meter, lebar 5 meter dan tinggi 10 meter. Imbasnya material longsor menutup jalan penghubung desa.
Baca Juga : Kembali Waspada, Kota Batu Bakal Diguyur Hujan Deras Selama 3 Hari ke Depan
“Hujan deras merata yang terjadi di Kota Batu mengakibatkan tebing jenuh sehingga tanah longsor,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Agung Sedayu.
Tim yang terdiri dari BPBD Kota Batu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), warga, perangkat desa, dan garda relawan melakukan pemotongan rumpun bambu yang terbawa longsor. Serta melakukan pembersihan material longsor yang menutupi jalan raya.
“Kami minta kepada masyarakat untuk lebih waspada dan hati-hati, terutama di waktu turun hujan jika melewati kawasan rawan longsor,” urainya.
Selain itu, BPBD Kota Batu bersama Satpol PP Kota Batu melaksanakan sosialisasi awal tentang rencana relokasi terhadap warga terdampak paska bencana tanah longsor di Dusun Pagersari, Desa Gunungsari, Kecamatan Bumiaji.
Baca Juga : Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Kembali Landa Kota Batu
“Sebelumnya ada 11 rumah terdapat 15 KK yang memang kondisinya rawan akan tanah longsor, sehingga perlu di relokasi nantinya,” tutupnya.