BANYUWANGITIMES - Pos layanan Rapid Tes Antigen di Stasiun Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi dalam satu hari rata-rata melayani lebih kurang 30-40 warga masyarakat yang akan bepergian dengan menggunakan moda transportasi Kereta Api (KA) untuk jarak jauh.
Menurut Rizky Abdulrachmansyah, Petugas Kesehatan Graha Medika Jember yang menjadi mitra kerja PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (DAOP) IX Jember, untuk akhir pekan ada peningkatan jumlah calon penumpang yang melakukan Rapid Test Antigen. “Jumlah penumpang yang tes mencapai sekitar 60 orang,” kata dia saat ditemui pada hari Kamis (14/01/2021) di sela-sela melayani calon penumpang.
Baca Juga : Sejak Awal Tahun 2021, Sebanyak 140 Pelanggar Prokes di Pamekasan Terjaring Operas Yustisi
Menurut dia tidak semua KA yang memulai perjalanan dari Stasiun Ketapang mewajibkan Rapid Tes Antigen, seperti KA Tawangalun tujuan Malang, KA Probowangi yang mengangkut penumpang tujuan terakhir Surabaya Gubeng dan KA Pandanwangi yang melayani penumpang jurusan Stasiun Jember.
“Rata-rata yang melakukan Rapid Tes Antigen adalah calon penumpang untuk jarak jauh antara lain; Madiun, Solo, Yogyakarta, Semarang, Jakarta dan kota-kota yang dilalui oleh KA jarak jauh. Sehingga terkadang ada yang harus transit dulu di Malang atau Surabaya untuk melanjutka perjalan sampai kota tujuan,” jelasnya.
Rizky menuturkan selama pelaksanaan program Rapid Tes Antigen petugas di pos layanan Stasiun Ketapang relatif lancar dengan temuan kasus calon penumpang yang hasil tesnya positif kecil. Dari sekitar 60 masyarakat pihaknya menemukan satu atau dua kasus calon penumpang yang terpaksa gagal melanjutkan perjalanan.
Apabila menemukan calon penumpang yang hasil tes antigennya positif, petugas pos layanan menempatkan yang bersagkutan di ruang khusus yang sudah disiapkan dan segera melakukan koordinasi dengan tim kesehatan PT KAI.
Baca Juga : Warga Marahi Bupati Jombang Saat Tinjau Lokasi Banjir
“Selanjutnya tim kesehatan PT KAI di stasiun Ketapang akan melakukan edukasi dan membantu pengembalian uang tiket terhadap calon penumpang yang hasil tes rapid antigenya positif termasuk tindakan apa yang harus dilakukan untuk menangani kasus yang dialami,” imbuh Rizky.