free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Evaluasi APBD 2021, Mendagri Minta Pemprov dan DPRD Jatim Tak Banyak Lakukan Kunker

Penulis : M. Bahrul Marzuki - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

08 - Jan - 2021, 21:22

Loading Placeholder
Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Saddad

Menteri Dalam Negeri memberikan catatan atau evaluasi atas pengajuan APBD Jawa Timur tahun 2021. Pemprov Jatim bersama DPRD Jatim pun diminta untuk membenahi struktur anggaran sesuai arahan Mendagri sebelum digunakan.

Wakil Ketua DPRD Jatim Anwar Sadad menjelaskan adanya revisi atau evaluasi dari Mendagri terhadap APBD 2021 yang diajukan sejak awal Desember 2020 lalu. “Evaluasi mendagri untuk APBD 2021 pada dasarnya tidak banyak, hanya beberapa item terkait dengan biaya kunjungan- kunjungan kerja luar provinsi,” jelas Sadad.

Anwar Sadad memastikan, evaluasi tersebut tidak mengubah struktur anggaran belanja APBD Jatim 2021 yang nilainya mencapai Rp 32,8 Triliun. Meskipun cukup mempengaruhi anggaran kunjungan kerja baik di legislatif maupun di eksekutif. 

“Hanya ada beberapa pergeseran-pergeseran saja. Kunjungan kerja DPRD Jatim dialihkan dengan memperbanyak pada kegiatan pertemuan publik sosialisasi. Seperti menyosialisaikan soal vaksin atau pencegahan program kesehatan,” urai Plt Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur ini. 

Atas evaluasi dari mendagri tersebut, DPRD Jatim langsung melakukan penyesuaian. Misalnya anggaran kunjungan kerja dialihkan kepada kegiatan yang sifatnya sosialisasi kepada masyarakat di Jawa Timur. 

“Anggaran tetap diperuntukkan terkait antisipasi dan recovery pandemi Covid-19 ini. Karena kita berharap recovery Covid ini dilakukan secara cepat,” ujarnya.

Ditambahkan Sadad, pintu masuk recovery ekonomi di Jatim ini diharapkan ada pada sektor pariwisata. Karena pariwisata itu memiliki multiplayer effect. 

Karena setelah setahun masyarakat Jawa Timur ini ada di rumah pasti ada kejenuhan dan ada keinginan untuk melakukan traveling. Tapi karena masih dalam suasana seperti ini pasti tidak akan jauh atau di Jawa Timur saja. Hal ini bisa memberikan peluang yang besar pada eksplorasi destinasi wisata yang baru-baru.

“Apalagi di setiap daerah kabupaten kota di Jawa Timur memiliki banyak potensi alam yang luar biasa. Yang kalau dikelola dengan baik akan menjadi wisata berkelas dunia,” jelas Sadad sembari menyebut beberapa tempat wisata baru di Jatim. 

Seperti di Air Terjun di Bondowoso yang mirip Niagara (Amerika), lalu Wisata B-29 yang dikenal dengan megeri di atas awan di Lumajang, kemudian Wisata Sunrise di Desa Blarang Kabupaten Pasuruan, Sungai Maron di Pacitan dan lain sebagainya.

Menurut Sadad, potensi wisata inilah yang harus segera mendapat perhatian dari APBD Jatim 2021. Karena untuk awal butuh support sentuhan pemerintah propinsi. 

“Misalnya penyediaan infrastruktur awal untuk akses jalan ke lokasi wisata baru serta pengelolaan bersama dengan anak-anak muda di desa wisata,” pungkasnya. 
 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

M. Bahrul Marzuki

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---