Hujan deras yang mengguyur wilayah Bangkalan, membuat akses jalan penghubung 2 kecamatan, yakni Kecamatan Galis dan Kecamatan Gegger, yang terletak di Jl Batu Kucing, mengalami longsor.
Akibat longsor tersebut, akses jalan penghubung dua kecamatan tersebut tidak bisa dilewati oleh warga. Sebab kondisi jalannya terputus.
Baca Juga : Keyboardist Elpamas Edi Daromi Tutup Usia, Dimakamkan di Malang
"Ini adalah akses jalan satu-satunya mas, menuju Jalan Raya Seddeng Galis dari Desa Lerpak Geger, Tlagah Galis dan desa sekitarnya," ungkap Zuhud salah satu pemuda Desa Lerpak, Kamis (31/12/2020).
Saat ini, Zuhud mahasiswa semester akhir Uinsa Surabaya ini menyebutkan, bahwa kondisi jalan tambah parah. Bahkan saat ini tidak bisa dilewati sama sekali.
"Kondisinya saat ini sangat parah mas. Kendaraan roda empat (R4) sudah tidak bisa lewat, bahkan roda dua (R2) sekalipun nyaris tidak bisa. Kalaupun memaksa harus ekstra hati-hati dan bergantian," lanjutnya.
"Saya sebagai pemuda mewakili masyarakat berharap agar Pemerintah Kabupaten Bangkalan segera menangani jalan yang longsor agar aktivitas masyarakat di sekitarnya bisa terus berlanjut," lanjutnya.
Sementara itu Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bangkalan Ishak Sudibyo, menyampaikan, bahwa jalan tersebut akan segera diperbaiki. "Dalam waktu dekat akan kami perbaiki akses jalan yang ambruk," ucapnya.
Selain itu, saat ini dia menyebutkan, untuk sementara waktu akan dibuatkan jalan alternatif sehingga masyarakat setempat bisa melintasi jalan tersebut dan bisa melakukan aktivitas seperti biasanya.
"InsyaAllah minggu depan kami akan membuat jalan alternatif di sekitar lokasi," tambah Kadis PUPR yang akrab disapa Yoyok itu.
Baca Juga : Tak Terapkan Jam Malam, Pemkot Batu Tutup Alun-Alun dan Beberapa Ruas Jalan
Yoyok mengaku, proses perbaikan jalan yang mengalami longsor tersebut masih nunggu anggaran tahun depan. Sebab, saat ini masih dalam proses penyelesaian Peraturan Daerah (Perda) APBD tahun 2021.
Jika Perdanya sudah selesai, pihaknya akan melakukan perbaikan terhadap jalan tersebut. "Tentunya kami akan menggunakan dana APBD. Selain itu kita juga akan menggunakan Anggaran BTT (Belanja Tak Terduga)," pungkasnya.
Sekedar diketahui, kerusakan jalan tersebut kurang lebih mencapai 4,5 meter, sedangkan lebar jalan 4 meter dengan kedalaman kurang lebih mencapai 3 meter.