Pencurian ternak kembali meresahkan warga di Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung. Salah satu desa yakni Banjarsari diketahui disatroni maling yang mengambil ternak berupa kambing, Minggu (20/12/2020) menjelang pagi hari.
Kejadian ini awalnya tersebar di media sosial. Saat dikonfirmasi ke salah seorang warga membenarkannya.
Baca Juga : Operasi Lilin 2020, Satlantas Polres Tulungagung Fokus Penerapan 3M
"Sudah ada maling kambing lagi di Banjarsari. Korbannya ada dua rumah di dua dusun," kata Ali warga sekitar.
Saat dikonfirmasi lebih jauh, diperoleh keterangan dari staf pelayanan Kantor Desa Banjarsari, Sadam Wijirantau, bahwa kejadian itu diketahui pada pagi hari.
"Salah satu korbannya tetangga saya, pagi-pagi mencari dua kambingnya. Dikira lepas dari kandang, namun hingga siang bahkan sampai sekarang belum ketemu," ujarnya.
Sebagai perangkat, Sandam kemudian mendapat informasi dari group WhatsApp di desanya dan di dusun lainnya juga ada warga yang kehilangan tiga ekor kambingnya.
"Yang tetangga saya ini tidak ada saksi yang tahu. Namun yang dilain dusun itu ada yang melihat orang mencurigakan membawa kendaraan roda empat (sedan)," ungkapnya.
Jika dijumlah, baik di Dusun Ngegong dan Mbadong Desa Banjarsari, kambing yang hilang berjumlah lima ekor.
Sementara itu, Kepala Desa Banjarsari Muhammad Kholil, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian ini.
"Sebenarnya saya melek hingga jam 01.00 WIB, kejadiannya setelah itu saat warga sedang nyenyak tidur," kata Kholil, Minggu (20/12/2020) malam.
Kejadian ini pernah dialami warga beberapa tahun sebelumnya, modusnya juga sama-sama menggunakan kendaraan roda empat.
Baca Juga : Pura-Pura Salat, Pria Berkulit Gelap Bobol Kotak Amal
"Sekarang ini malah dipinggir jalan poros desa. Jadi dengan mudah pelaku bisa mengambil ternak warga kami," jelasnya.
Dengan adanya kejadian ini, Kholil telah melaporkan ke Babhinkamtibmas dan Babhinsa desanya. Dirinya juga telah merencanakan untuk meningkatkan penjagaan dan kewaspadaan warganya agar kejadian serupa tak terulang.
"Memang penjagaan sudah mulai kendor, akan kita tingkatkan lagi sejalan dengan jam malam di masa pendemi Covid-19 ini," paparnya.
Sementara itu, Kapolsek Ngantru AKP Widodo saat dikonfirmasi mengaku belum menerima laporan dari warga Banjarsari terkait adanya aksi maling ternak ini.