Ilustrasi, net
Ilustrasi, net

Berpisah dari pasangan bisa jadi hal yang menyedihkan. Namun bukan berarti semua janda atau berarti tidak punya harapan lagi menikah dan membangun lagi rumah tangga yang baru.

Banyak juga yang menemukan kebahagiaan setelah menikah dengan janda maupun duda. Pengalaman itu seperti dialami Irawan ayang menikahi seorang janda dengan dua anak. "Saat nikah, istri saya punya dua anak. Saya memang cinta, jadi saya niat bukan nekat," kata Irawan, pria yang punya istri berstatus janda dua anak sebelum dinikahi.

Baca Juga : Galeri Batik Murni Kota Madiun, Inspirasi Bagi yang Ingin Menyalurkan Hobi Jadi Rupiah

Menurut Irawan, menikahi janda menyenangkan karena dikatakannya istrinya punya pengalaman. "Meskipun pernah gagal, namun jelas jika istri saya punya pengalaman dalam hal pernikahan. Dia juga akan lebih hati-hati menjalani hubungan karena tidak ingin gagal untuk kedua kalinya," ujarnya.

Lanjutnya, istrinya selama menikah lebih dari 5 tahun diceritakan sangat menghargai hubungan dan komitmen. "Dia berjanji lebih hati-hati menjalin komitmen dan tahu apa yang salah dalam hubungan sebelumnya," ungkapnya.

Istri Irawan yang kini telah menambah satu anak perempuan yang mungil ini juga belajar dari kesalahannya yang lalu dan berusaha memperbaikinya di pernikahan yang dibangunnya kembali.

Demikian juga yang dialami wanita berinitial Ind (24) ini yang menceritakan menikah dengan duda yang usianya 12 tahun lebih tua dengan status punya anak 3.

"Suami saya ini sudah pernah gagal dan tentu tak ingin mengalaminya lagi, ia belajar banyak dan tahu bagaimana bersikap saat menghadapi hal yang sama," ujar wanita yang juga telah menikah 3 tahun lalu dan puya anak masih berusia 1 tahun ini.

Dikatakan Ind, suaminya telah belajar banyak dari pengalaman untuk menghindari sebisa mungkin kesalahan dan masalah yang dulu pernah menghancurkan pernikahannya.

Orang yang sudah pernah menikah menurut Ind, lebih tahu pentingnya komunikasi dengan pasangan. Selain itu, keterbukaan satu sama lain dan kepercayaan dirinya dengan suami terjalin dengan harmonis. "Komunikasi yang baik menjadi kunci saat memulai hubungan lagi," kata Ind, Senin (30/11/2020).

Baca Juga : 4 Tren Kencan Ini Diprediksi Bakal Naik Daun pada 2021 di Kalangan Anak Muda

Karena telah pernah gagal, baik Irawan dan Ind mengaku lebih realistis dalam memandang kehidupan yang dibangunnya. "Apa adanya, anak suami kuanggap anak sendiri. Tidak ada drama dan sandiwara," ujarnya.

Mereka mengaku tahu bahwa pernikahan harus dipertahankan dan tak ingin ego mengalahkan pasangannya. Tidak semua yang dituliskan dalam buku “Love for Grown-ups” karangan Ann Blumenthal Jacobs, yang menceritakan banyak wanita yang diwawancarai menganggap bahwa wanita yang menikahi duda mendapat berbagai cibiran dan stigma buruk dari masyarakat sosial, begitu pula dengan pria yang menikahi janda.

Banyak yang percaya bahwa menikahi janda atau duda adalah hal yang terlalu rumit dan akan berujung pada ketidakharmonisan rumah tangga.

Bahkan ada yang sudah mencap jelek duda atau janda yang sudah memiliki anak dan menganggap bahwa mereka tidak kompatibel untuk hubungan yang stabil dalam jangka panjang.