Kondisi rumah warga pasca diterjang banjir (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)
Kondisi rumah warga pasca diterjang banjir (Foto: Abror Rosi/JatimTimes)

Banjir merendam 10 rumah di Desa Leprak, Klabang, Bondowoso, Sabtu sore (31/10/2020). Menurut Kalaksa BPBD Bondowoso, Kukuh Triatmoko, bahwa kejadian yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB itu, disebabkan oleh luapan air sungai akibat hujan deras cukup lama.

"Kalau ini tadi hujannya cukup deras. Durasinya panjang. Hampir setengah hari," katanya.

Baca Juga : Viral Rumah Tahfidz Al-Qur'an di Malang akan Dijual, Bagaimana Nasib Santri dan Pengajar?

Namun, Ia memastikan bahwa saat ini air telah mulai surut. Adapun, rumah-rumah warga yang terdampak banjir disebutnya tak mengalami rusak yang terlampau parah.

Menurutnya, jika pengalaman tahun-tahun sebelumnya tak perlu adanya proses evakuasi terhadap warga sekitar. Karena, biasanya setelah hujan, air langsung menyusut. "Pengalaman yang lalu itu tidak (tidak perlu evakuasi, red). Air itu segera meluap sebentar, kemudian, habis itu airnya. Biasanya selesai hujan sebentar," katanya.

Kukuh pun meminta agar hendaknya warga waspada akan berbagai bencana di musim hujan. Walaupun, sebenarnya hujan masih belum dikatakan tinggi, yakni curah hujan masih sedang.

Di sisi lain, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisikan (BMKG) menyebut Informasi dari BMKG itu pengaruh La Nina masih sekitar 28 persen. Artinya, curah hujan masih terkendali. "Masyarakat harus waspada," katanya.

Sementara itu, Bambang Sutrisno, Ketua Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bondowoso, menambahkan, bahwa tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Bahkan, hingga pukul 20.00 WIB warga berikut tim TRC, telah membersihkan lumpur yang dibawa air ke dalam rumah. "Airnya tingginya sekitar 50 cm," jelasnya.

Baca Juga : Cegas Potensi Banjir Selama Musim Hujan, PUPR Kabupaten Probolinggo Lakukan Pengawasan

Hingga berita diturunkan, belum diketahui berapa jumlah total kerugian akibat banjir.

Sementara itu telah beredar dua video yang menggambarkan banjir setinggi lutut orang dewasa di wilayah tersebut. Tampak, sejumlah warga berusaha membersihkan air yang terus masuk ke rumah mereka. Ada pula, yang tengah membawa seekor sapi di tengah banjir.