(Kiri-kanan) Ketua Pelaksana Wisuda Unikama Periode 2020 Dr Ninik Indawati MPd, Wakil Rektor I Unikama Dr Sudi Dul Aji MSi dan Kepala Humas Unikama Retno Wulandari SE MSA Akt ACPA
(Kiri-kanan) Ketua Pelaksana Wisuda Unikama Periode 2020 Dr Ninik Indawati MPd, Wakil Rektor I Unikama Dr Sudi Dul Aji MSi dan Kepala Humas Unikama Retno Wulandari SE MSA Akt ACPA

Wisuda merupakan momen paling ditunggu-tunggu bagi mahasiswa yang telah berhasil melewati pendidikan. Sayang, pelaksanaan wisuda saat ini tidak bisa dilaksanakan seperti biasanya karena pandemi Covid-19. Hal ini juga yang membuat Civitas Akademika Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) memutar otak untuk menggelar prosesi wisuda bagi mahasiswanya.

Pilihannya adalah dengan menggelar wisuda secara online. Untuk pertama kalinya, Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) menggelar wisuda secara online, pada Sabtu (31/10/2020). 

Baca Juga : Bupati Jombang Gelar Peringatan Maulid Nabi Secara Virtual, Ini yang Disampaikan

Ketua Pelaksana Wusuda Periode 2020, Dr Ninik Indawati MPd mengatakan, prosesi wisuda kali ini diikuti sebanyak 1.397 wisudawan yang berasal dari mahasiswa semester ganjil dan genap tahun 2020.  

“Sedianya wisuda yang biasanya kita gelar pada bulan April terpaksa ditunda hingga bulan Oktober karena pandemi sehingga kami putuskan untuk menggelar wisuda secara online untuk menghindari adanya cluster baru pascawisuda,” ujar Ninik.

Secara rinci Ninik menjabarkan bahwa wisuda diikuti wisudawan dari 17 program studi di jenjang S1 dan 3 program studi jenjang S2, yang terdiri dari 595 wisudawan semester ganjil dan 802 wisudawan semester genap.

Meski dilaksanakan secara Online dengan memanfaatkan aplikasi Zoom, namun Wakil Rektor I Unikama, Dr Sudi Dul Aji MSi memastikan, wisudawan akan tetap dapat menyaksikan susunan acara wisuda dari awal hingga akhir selayaknya wisuda secara luring.

“Wisudawan nanti tetap bisa menyaksikan mulai senat masuk ke dalam ruangan, saat rapat senat hingga doa penutup. Hanya saja memang kegiatan kami sederhanakan, tidak ada pemindahan kuncir wisudawan yang ada hanya pengukuhan wisudawan,” terangnya.

Baca Juga : Melek Internet, Pasarkan Produk Secara Online Lebih Menguntungkan

Dia juga menjelaskan, jika dalam prosesi wisuda luring mahasiswa menerima ijazah secara langsung, namun kali ini sedikit berbeda. Ijazah akan dikirim oleh kampus ke alamat mahasiswa masing- masing bagi yang berada di luar Malang. Sementara itu, bagi mahasiswa yang berdomisili di Malang Raya dipersilakan untuk mengambil langsung ijazah ke kampus, namun tetap dengan memperhatikan protokol Covid-19.

Sudi berharap meski wisuda dilaksanakan dengan terbatas atau secara Online namun tidak mengurangi rasa sukacita para wisudawan periode 2020 ini.  

“Biar bagaimanapun wisuda secara luring tentu lebih terasa atmosfer bahagianya, tapi kali ini kita harus simple karena kondisi, saya rasa bisa dipahami oleh semuanya. Tapi semoga tidak mengurangi rasa bahagia dan suka citanya. Tentu ini tetap istimewa karena jika biasanya yang bisa menyaksikan wisuda hanya 2 orang tua atau undangan, tapi ini bisa satu keluarga mengikuti prosesi wisuda walau hanya melalui online di rumah,” pungkasnya.