Komite Eksekutif (Exco) PSSI secara aklamasi memutuskan menunda kompetisi Liga 1,2, dan 3 pada tahun 2020. Hal ini usai dilakukan rapat Exco PSSI secara sirkuler pada Rabu (28/20/2020). Menyikapi itu, Arema FC berharap keputusan tersebut adalah final sehingga pihaknya akan melakukan recovery finansial tim.
Plt Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi mengaku bahwa sebenarnya PSSI merencanakan lanjutan kompetisi Liga 1 dan 2 pada bulan Oktober ini. Namun, karena pihak kepolisian belum memberikan izin, kompetisi akhirnya ditunda.
Baca Juga : Tim Bola Voli Papua TC di Banyuwangi
"Rapat Exco PSSI menghasilkan keputusan bahwa PSSI menunda seluruh kompetisi yakni Liga 1,2, dan 3 pada tahun 2020 ini. Selanjutnya kompetisi akan dimulai lagi pada awal tahun 2021," kata Plt Sekjen PSSI, Yunus Nusi dalam rilis resmi PSSI.
"PSSI akan memberikan kewenangan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi Liga 1 dan 2 untuk mencari formula, format, dan sistem kompetisi terhadap keputusan PSSI tersebut," tambah Yunus Nusi.
PSSI berharap kompetisi dapat bergulir dengan protokol kesehatan yang ketat karena masih dalam pandemi Covid-19. Panduan protokol kesehatan untuk kompetisi pun sudah dibuatkan regulasinya serta diberikan kepada klub.
Di sisi lain, Arema FC berharap tidak ada lagi keputusan kedua, ketiga bahkan seterusnya. Hal itu dikarenakan para tim peserta Liga 1 2020 juga butuh menata kembali keuangan tim. Apalagi di masa pandemi covid-19 ini rata-rata klub juga tidak memiliki pemasukan.
Baca Juga : Akibat Kompetisi Tak Kunjung Ada Kejelasan, Pemain Persik Kediri Diliburkan
"Semoga ini keputusan final, dan diberikan jaminan izin dari pihak Kepolisian. Kami dari klub memohon agar segera arahan dari federasi dan LIB utamanya dalam penyelamatan operasional klub, yakni terkait kepastian subsidi. Sebab dengan keputusan itu, klub akan dihadapkan untuk melakukan Recovery finansial, termasuk acuan legal untuk melakukan diskusi dengan pemain, pelatih, Official klub termasuk sponsorship," papar Media Officer Arema FC, Sudarmaji.