IMM Malang Raya saat berorasi di depan Balai Kota Among Tani, Jumat (23/10/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
IMM Malang Raya saat berorasi di depan Balai Kota Among Tani, Jumat (23/10/2020). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Aksi demo yang dilakulan oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Malang Raya menyuarakan penolakan Undang-Undang Cipta Kerja berlangsung kondusif di Kota Batu. Karena itu Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama memberikan penghargaan dan apresiasi terhadap aksi yang berlangsung, Jumat (23/10/2020).

“Hari ini kami sudah melakukan pengawalan dan pengamanan aksi demo kawan-kawan dari IMM Malang Raya yang ingin menyuarakan aspirasinya di Kota Batu. Tepatnya di DPRD dan Balai Kota Among Tani,” ujar Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama.

Baca Juga : Bintara Ungkap Ujian Perangkat Desa Majan Tanpa SPK dari Universitas Pembuat Soal, Lalu..?

“Ahmadulillah kondusif, atas nama Polri menyampaikan terima kasih. Dengan ini kami memberikan penghargaan dan apresiasi kepada IMM Malang Raya,” ucapnya.

Apresiasi itu diberikan lantaran aksi yang dilakukan selama orasi berlangsung dengan kondusif, santun, dan damai. “Aksi dengan santun damai sejuk turut bersama kami menegakkan Kelompok Sadar Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (kamtibmas),” imbu Harvi.

Apalagi sebelum melakukan orasi IMM Malang Raya itu menggelar salat berjamaah di area aksi yakni jalan raya depan Balai Kota Among Tani. “Apalagi kami berkesempatan untuk salat bersama, membaur bersama kawan mahasiswa,” ujar lulusan Akademi Polisi tahun 2001 ini.

Ia menambahkan, dalam pengamanan aksi demo itu semula IMM Malang Raya akan menurunkan kurang lebih 200 massa sesuai dengan informasi yang diterima. Sehingga dalam pengamanan dan pengawalan ini Polres Batu bersama TNI menerjunkan 400 personel.

Baca Juga : Ada Calo BLT UMKM Rp 4,2 Juta yang Berkeliaran, Ini Imbauan Kadinkop UKM Sumenep

“Ternyata saat aksi hanya belasan orang datang. Namun kami sudah mempersiapkan 400 personel gabungan Polri dan TNI,” terangnya. Hal ini dilakukan setelah menganalisa potensi kerawanan.

Sebab Polres Batu ingin memastikan Kota Batu berjalan kondusif. Terlebih banyak jalur yang dilewati itu merupakan sentra ekonomi yang perlu diamankan.