Wartawan senior H. Imam Masrur hari ini meninggal dunia di RS Wijaya Kusuma Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)
Wartawan senior H. Imam Masrur hari ini meninggal dunia di RS Wijaya Kusuma Lumajang (Foto : Moch. R. Abdul Fatah / Jatim TIMES)

Wartawan senior di Lumajang H. Imam Masrur yang cukup lama bekerja di Harian Surya meninggal dunia, sore ini, Jumat(16/10).

Kabar duka ini disampaikan oleh Jamal Abdullah, salah seorang teman dekat Almarhum H. Imam Masrur. Kabar duka ini kemudian diunggah ke media sosial oleh Jamal Abdullah.

Baca Juga : Soal Pembatasan Pedagang, Ini Penjelasan Direktur RS dr. Haryoto Lumajang

 

"Ya benar meninggalnya di Rumah Sakit Wijaya Kusuma Lumajang sore ini. Rencananya akan dimakamkan malam ini ba'da sholat isyak," kata Jamal Abdullah melalui sambungan ponselnya, sekitar pukul 17.00 sore ini.

Dari Jamal Abullah diperoleh informasi bahwa H. Imam Masrur masuk rumah sakit sejak enam hari lalu karena mengalami diare.

Selain sebagai wartawan di Harian Surya, H. Imam Masrur pernah menjadi salah seorang redaktur dan berkantor di Surabaya.

Berhenti dari profesi wartawan, H. Imam Masrur pernah menjadi konsultan sebuah perusahaan di Kalimantan. Setelah cukup lama berada di Kalimantan, H. Imam Masrur aktiv sebagai salah seorang anggota Bawaslu di Kecamatan Lumajang.

Belakangan diketahui, H. Imam Masrur terus aktif menulis buku yang bermaterikan masalah-masalah keagamaan.

Baca Juga : RS Dr. Haryoto Lumajang Larang Pedagang Masuk, Pedagang Alih Profesi

 

"Sudah terbit satu kali dalam bentuk buku saku keagamaan, sekarang ini sudah dalam proses cetak untuk buku yang kedua," jelas Jamal Abdullah.

Selamat jalan kawan, semoga seluruh pengabdian terbaikmu mengantarkanmu ketempat yang mulia di sisi Allah SWT.