Untuk pamer foto selfi atau instagramable serasa berada di luar negeri, untuk masyarakat Kencong dan sekitarnya, tidak perlu jauh-jauh dan mengeluarkan uang banyak. Cukup dengan berada di bawah pohon Tabebuya yang ada di sisi barat pasar, maka jepretan kita laksana berada di Eropa.
Terlebih pada bulan Oktober seperti saat ini, bunga yang mulai trend ditanam di beberapa kota besar seperti Jakarta dan Surabaya, sudah mulai bermekaran laksana terompet emas. Dengan latar belakang bunga yang berguguran maka jepretan foto akan menambah eksotik bagi yang hobi fotografer.
Baca Juga : Pohon Tabebuya Bermekaran, Nuansa Negeri Sakura Hadir di Kota Blitar
“Bunga Tabebuya ini memang setahun sekali berbunga, selain pohonnya besar, setiap musim berbunga, selalu diburu oleh anak-anak muda, mereka akan ber swafoto maupun berfoto seperti model,” ujar Untung Asad Management Pasar Baru Kencong yang didampingi waker pasar R. Ulum.
Untung menjelaskan, bahwa bunga Tabebuya yang ada di lokasi pasar baru Kencong ini berusia 7 tahun, dan sudah berkali-kali berbunga, pihaknya sengaja memilih bunga yang berasal dari Negara Brazil dan memiliki latin "Handroanthus chrysotrichus" ini. Selain bunganya bagus juga mudah perawatannya untuk menambah keindahan pasar.
"Pohon ini kita tanam sudah 7 Tahun silam dan sudah berbunga berkali kali, kami pihak pengelola pasar memang berniat tanam pohon ini selain bunganya bagus juga agar pembeli dan pedagang bisa melihat langsung bunga yang bagus mirip sakura di Jepang itu," ungkapnya.
Seperti yang disampaikan oleh Nanang Irwansyah warga Kencong, dirinya melihat adanya spot foto bagus di pasar baru Kencong ini setelah ramai postingan di medsos, rata-rata ditanggapi positif dan serasa di Eropa.
Baca Juga : 16 Destinasi Wisata Kembali Dibuka, Pemkab Blitar Imbau Wisatawan Patuhi Prokes
"Saya tahu unggahan foto bunga Tabebuya atau Sakura Jawa ini dari sosmed mas.,maka dari itu kami langsung datang ke sini untuk foto selfi sekalian," ucap Nanang Irwansyah.
Hal yang sama juga dikatakan oleh Lia Zalianti Pinod, gadis muda pecinta aplikasi Tik Tok Tersebut rela datang di Kecamatan Kencong hanya untuk melakukan pengambilan video yang nantinya akan diunggah di sosmed. “Bagus saja untuk Tik Tok an, selain tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, juga hemat biaya,” pungkas gadis asal Kecamatan Gumukmas ini. (*)