Joget saat Pelepasan Kapolsek di Tulungagung Berujung Pemeriksaan Propam | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Joget saat Pelepasan Kapolsek di Tulungagung Berujung Pemeriksaan Propam

Oct 04, 2020 19:16
Mapolsek Gondang, Tulungagung (Joko Pramono for Jatim TIMES)
Mapolsek Gondang, Tulungagung (Joko Pramono for Jatim TIMES)

Beberapa hari terakhir di media sosial, viral video yang memperlihatkan anggota Kepolisian berjoget, diiringi lagu dangdut. Acara dangdutan ini pun berbuntut panjang lantaran acara itu dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Padahal pihak Kepolisian merupakan salah satu pihak yang gencar mensosialisasikan larangan berkerumun saat pandemi, dan melarang hiburan di tengah pandemi. Dalam video berdurasi 30 detik itu, nampak beberapa pria berseragam Polisi berjoget bersama biduan, diiringi lagu dangdut. Dari Banner yang terpampang acara pelepasan Kapolsek Gondang, AKP Siswanto. Acara ini berlangsung pada 9 Agustus lalu.

Baca Juga : Antisipasi Balap Liar, Satlantas Tulungagung Bubarkan Kerumunan di Ngujang 2

Menanggapi hal itu, Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia saat dikonfirmasi enggan berkomentar banyak. Dirinya hanya mengatakan sudah menyerahkan masalah ini pada Propam Polda Jatim. “Sudah ditangani Propam Polda Jatim,” katanya singkat.

Dilansir dari Kompas.com Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono pada Minggu (4/10/2020) membenarkan kejadian itu.

Awi membenarkan video beberapa anggota kepolisian tengah asyik berjoget diiringi musik dangdut di tengah pandemi berlokasi di Jawa Timur.

Dia mengatakan, beberapa anggota kepolisian yang asyik berjoget dangdut itu merupakan anggota dari Polsek Gondang, Tulungagung, Jawa Timur.

Baca Juga : Baru Masuk SMP, Siswi di Tulungagung Berbadan Dua, Siapa Pelakunya?

Lulusan Akademi Kepolisian 1992 ini mengatakan acara tersebut dibuat untuk kejutan kepada Kapolsek Gondang yang dimutasi. "Tepatnya pada tanggal 9 Agustus 2020, anggota Polsek Gondang buat surprise untuk mutasi Kapolsek Gondang," ujar Awi.

Ia mengatakan kejadian itu tengah diselidiki lebih lanjut oleh Propam. Namun, di satu sisi, Awi juga menyesalkan ada orang yang memviralkan kejadian itu. "Namun mengapa ada orang memviralkan hal tersebut di saat pandemi Covid-19 sedang meningkat, ini yang sedang diselidiki. Perlu diketahui bahwa Tulungagung salah satu kabupaten yang sudah 3 bulan ini masuk wilayah kuning pandemi Covid-19 di Jawa Timur," pungkas Awi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
polisi joget Kapolres Tulungagung

Berita Lainnya