Penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) di sejumlah wilayah saat pandemi tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal. Meskipun banyak kegiatan yang tertunda bahkan dihentikan karena pandemi Covid-19 ini. Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD saat berkunjung ke wilayah Probolinggo pada Sabtu, (3/11/2020).
Mahfud menyatakan, penyelenggaraan Pilkada 2020 akan terus diselenggarakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada. “Pilkada akan tetap berlangsung pada 9 Desember 2020,” ujarnya.
Baca Juga : Reses saat Pendemi, Ibas Salurkan Puluhan Alsintan secara Virtual
Menurut Mahfud, kontroversi yang muncul setiap kali penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) adalah hal yang biasa. Pasalnya beberapa organisasi masyarakat (ormas) NU dan Muhammadiyah, Dewan Gereja serta MUI sempat ajukan penundaan pilkada.
Dia juga menyatakan, pilkada sudah beberapa ditunda sampai akhirnya muncul keputusan final dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan pilkada yang awalnya ditetapkan pada 23 September 2020 menjadi 9 Desember 2020. “Pilkada sempat beberapa kali ditunda sampai 9 Desember 2020 yang awalnya 23 September 2020,” imbuhnya.
Pada agenda tersebut Mahfud menyebutkan bahwa belum adanya kepastian tentang selesainya pandemi adalah salah satu alasan pemerintah mengagendakan pilkada dia tahun 2020 akan tetap diselenggarakan. Pasalnya jika pilkada tidak dilaksanakan maka akan berakibat pada pelantikan 270 pelaksana tugas (plt) yang notabenenya tidak memiliki kewenangan khusus untuk memberikan kebijakan pada suatu daerah.
“Keselamatan rakyat merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan pilkada sesuai permintaan beberapa organisasi masyarakat (ormas) NU dan Muhammadiyah, Dewan Gereja serta MUI,” pungkasnya.
Terpisah, menurut wakil Gubernur Jawa Timur Emil Darda, pemerintah provinsi (pemprov) Jatim senantiasa siap berkoordinasi sebaik mungkin dalam penyelenggaraan pilkada. “Pemprov Jatim berharap pilkada bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Baca Juga : Reses saat Pendemi, Ibas Salurkan Puluhan Alsintan secara Virtual
Untuk diketahui, kedatangan Mahfud dierima rombongan di Pendopo Prasaja Ngesti Wibawa Pemkab Probolinggo dalam agenda kampanye penerapan protokol kesehatan dengan tema “Jaga jarak, Cuci tangan dan Pakai Masker.
Dia diterima Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari, Wakil Wali Kota Probolinggo Mochammad Soufis Subri, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Hasan Aminuddin.
Dalam kunjungan itu, Mahfud juga menyampaikan pentingnya penerapan protokol kesehatan demi meningkatnya tren penurunan kasus terpaparnya korban covid-19.