Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief dan Kepala BKPSDM Yuliana Harimurti
Wakil Bupati Jember Abdul Muqit Arief dan Kepala BKPSDM Yuliana Harimurti

Sejumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Jember akhirnya memiliki kepala sekolah setelah Wakil Bupati Abdul Muqit Arief menyerahkan surat keputusan (SK) kepada 143 Plt Kepala Sekolah.

Penyerahan SK kepala sekolah juga dibarengi dengan penyerahan sejumlah dokumen kepegawaian, seperti surat persetujuan mutasi keluar/masuk, surat izin belajar, surat tugas belajar, surat rekomendasi, dan surat keterangan memiliki ijazah.

Baca Juga : Dorong Minat Baca Anak Saat Pandemi, Wali Kota Kediri Bantu Taman Baca Kampoeng Jadoel

Abdul Muqit menyebut, banyaknya kekosongan kepala sekolah di Jember dilatarbelakangi oleh sejumlah faktor yang berbeda. "Ada yang resign, ada yang meninggal dunia, dan sebagainya. Kekosongan tersebut harus segera diisi guna memenuhi kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan administrasi," ujarnya.

Menurut Abdul Muqit, pengembangan sumber daya manusia (SDM) perlu mendapat perhatian khusus semua pihak, karena sejatinya pembangunan di sebuah daerah tidak terlepas dari SDM wilayah tersebut.

"Apapun keadaannya, pengembangan SDM harus dilakukan dan harus mendapat perhatian kita," tegasnya.

Kepada pegawai mutasi yang masuk, Abdul Muqit menyampaikan, Pemkab Jember menyambut baik kedatangan mereka dan diharapkan mampu membawa atmosfer baru yang positif kepada sekitarnya, terutama dalam memberikan pelayanan. Sementara, kepada pegawai yang melakukan mutasi keluar,  ia menitipkan pesan agar di tempat tugas yang baru mereka dapat bekerja dengan sebaik-baiknya.

Baca Juga : Belajar Online Saat Pandem, Wali Kota Kediri Apresiasi Wifi Gratis di Kelurahan Pakelan

Sesuai data Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Jember, SK Plt Kepala Sekolah SD diberikan kepada 127 orang. Dengan rincian, Plt Kepala Sekolah SMP sejumlah 16 orang, jumlah mutasi masuk dan keluar sebanyak 23 orang, dan jumlah izin belajar, tugas belajar, rekomendasi dana keterangan memiliki ijazah diberikan kepada 39 orang.