Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

Berbagai riwayat dan catatan sejarah tentu tidak hanya menyuguhkan kisah Rasulullah SAW saat menerima wahyu dan menyebarkan ajaran Islam. Namun beberapa juga mengisahkan kehidupan Rasulullah SAW sehari-hari yang tidak jauh berbeda dengan manusia dan umat muslim pada umumnya.

Habib Ali Zaenal Abidin Al Kaff dalam sebuah kajian menyampaikan, Rasulullah SAW memiliki kehidupan yang sangat indah. Bukan hanya melakukan ibadah, tapi Rasulullah SAW juga memiliki selera humor yang tinggi. Rasulullah hidup dengan kesenangan, keharmonisan, canda dan tawa.

Baca Juga : Tak Cebok Jadi Penyebab Siksa Kubur, Begini Sabda Rasulullah SAW

Salah satu kisah itu terlihat saat Rasulullah SAW menggoda seorang nenek yang merupakan sahabat istrinya,  Aisyah ra. Suatu ketika, Rasulullah SAW pernah mendatangi Aisyah yang tengah duduk dengan seorang nenek. Rasulullah SAW pun bertanya siapa nenek tersebut dan Aisyah menjawab nenek tersebut adalah sahabatnya.

Singkat cerita, Rasulullah SAW ingin Aisyah menyampaikan bahwa nenek tersebut tidak akan masuk surga. Kemudian Aisyah pun menyampaikan itu dan membuat sang nenek pulang serta menangis setiap hari dan tak lagi mengunjungi Aisyah.

Lalu suatu hari, Rasulullah SAW bertanya kepada Aisyah, “Ke mana nenek yang biasanya duduk-duduk denganmu wahai Aisyah?”

"Sekarang selalu menangis ya Rasulullah SAW," jawab Aisyah.

"Kenapa?" tanya Rasulullah SAW.

"Karena engkau mengatakan jika ia tidak akan masuk surga," ungkap Aisyah.

Rasulullah SAW pun tersenyum dan berkata, “Wahai Aisyah, bukan itu yang aku maksud. Nanti jika dia masuk surga, dia akan berubah dan tidak jadi nenek-nenek lagi karena di surga tidak ada nenek-nenek.”

Dalam kisah lain, disebutkan pernah datang seorang perempuan sembari membawa air. Perempuan itu adalah istri Jabir bin Abdillah. Perempuan itu meminta doa kepada Rasulullah SAW untuk kesembuhan suaminya.

Saat terjadi dialog, Rasulullah SAW bertanya, “Siapa suamimu?”

"Jabir bin Abdillah ya Rasulullah SAW," jawabnya.

Lalu Rasulullah SAW kembali bertanya, “Oh, yang matanya ada hitamnya?”

Maka perempuan itu bingung. Rasulullah SAW pun kembali berkata, “Coba pulanglah dan lihatlah apakah ada hitamnya?”

Baca Juga : 5 Orang Menderita Penyakit Langka,Hidup di Gelembung Plastik hingga di Air Selama 20 Tahun

Maka perempuan itu pulang dan Jabir bin Abdillah pun bertanya kepada istrinya mengenai obat dari Rasulullah SAW. Kemudian sang istri menjawab, “Rasulullah SAW bertanya, apakah matamu ada hitamnya?”

Maka Jabir bin Abdillah menjawab, “Semua mata pasti ada hitamnya.”

Akhirnya perempuan itu kembali ke Rasulullah SAW dan berkata, “Ya Rasulullah SAW, suami saya matanya ada hitamnya.”

 Rasulullah SAW tersenyum karena kejadian tersebut.

Kisah tersebut merupakan contoh luar biasa dari Rasulullah SAW. Sehingga umat muslim harus selalu meniru apa yang dilakukan Rasulullah SAW karena kehidupan Rasulullah SAW yang penuh dengan keharmonisan.

Dalam hadits lain disebutkan bahwa Rasulullah SAW berkata  jika ia tak jauh berbeda dengan umatnya. Seperti yang dikisahkan saat seorang perempuan datang kepada Rasulullah SAW. Maka Rasulullah SAW bertanya, “Apakah engkau ada hajat denganku?”

Maka perempuan itu tak bisa menjawab dan hanya bisa tergugup.  Kemudian Rasulullah SAW berkata, “Wahai perempuan yang saya kasihan kepada kamu, tenang saja. Saya tidak ada bedanya dengan kamu. Saya anak dari seorang perempuan yang makan daging.”