free web hit counter
Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pemerintahan

Kecewa Pelayanan, Kades di Tulungagung Sebut Oknum Pejabat Tak Berjiwa Sosial Jadi Viral

Penulis : Anang Basso - Editor : Nurlayla Ratri

19 - Sep - 2020, 19:04

Placeholder
Postingan Kades Banjarejo dan Anak yang harus di tolongnya / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Tak banyak pejabat yang berani menyampaikan isi hati di depan publik, meski persoalan yang di alami dianggap urgent. Namun, Kepala Desa Banjarejo Zaenuddin Jawahir ini justru mem-posting keluhannya di akun Facebook miliknya.

Kepala desa di Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung itu bahkan menyebut salah satu oknum pejabat tidak memiliki jiwa sosial.

Baca Juga : Bentuk Penghargaan, Bupati Sanusi Buka Peluang Bidan Dapat Menjadi Kepala Puskesmas

"SUSAHNYA NEMUIN OKNUM PEJABAT TGUNG... BLASS ORA DUWE JIWA SOSIAL" tulis Zaenuddin dengan foto logo Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung.

Seakan mewakili keluhan banyak masyarakat yang mengalami hal yang serupa, postingan tersebut kontan menjadi ajang aspirasi dan dukungan. Berbagai persoalan juga mulai terungkap dalam thread komentar yang merespons keluhan terbuka Zaenuddin.

Saat dikonfirmasi, Zaenuddin mengatakan jika postingan itu dilatarbelakangi pengalamannya saat berusaha mengurus Kartu Indonesia Sehat (KIS) bagi warganya yang sangat membutuhkan.

"Pengajuan KIS, untuk anak umur 5 tahun. Yang kena penyakit Rubela bawaan dari lahir lahir. Kena jantungnya bocor, mata serta telinganya. Hari Senin insya Allah saya bawa ke dinsos lagi," kata Zaenuddin saat dihubungi.

Lanjut Zaenuddin, dia berniat menolong warganya itu yang rencananya akan berobat ke RS Dr Sutomo Surabaya.

"Orang tidak mampu, sebelumnya setiap berobat ke Dr Sutomo pakai BPJS Mandiri. (Sekarang) sudah tidak mampu lagi bayar (iuran) BPJS," ungkapnya.

Kepala desa sebagai ujung tombak di desa, menurut Zaenudin punya hak untuk membantu hak-hak orang yang tidak mampu dari segi ekonomi dan kesehatan serta kesejahteraan.

Baca Juga : Bentuk Penghargaan, Bupati Sanusi Buka Peluang Bidan Dapat Menjadi Kepala Puskesmas

"Sesuai dengan sumpah dan janjinya, mohon kiranya semua dinas yg terkait untuk bersinergi demi tugas yang sudah diemban. Jabatan adalah amanah," tegasnya.

Mendapat kritik ini, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tulungagung Suyanto belum memberikan konfirmasi. Namun, dari keterangan Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial, Danang Febriantoro pada Jumat (18/09/2020) kemarin, kantor dinas tetap memberikan pelayanan.

"Kemarin acara penuh, tidak ada di kantor pejabat-pejabatnya. Hanya saja, kasi-kasi buat pelayanan tetap ada," kata Danang.

Belum diperoleh jawaban secara resmi mengenai permasalahan yang kini menjadi perbincangan hangat di media sosial itu.


Topik

Pemerintahan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anang Basso

Editor

Nurlayla Ratri