Maju Pilkada Kota Blitar, Yasin Hermanto Segera Lepas Jabatannya di DPRD | Jatim TIMES

Maju Pilkada Kota Blitar, Yasin Hermanto Segera Lepas Jabatannya di DPRD

Sep 17, 2020 18:39
Yasin Hermanto.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)
Yasin Hermanto.(Foto : Aunur Rofiq/BlitarTIMES)

Yasin Hermanto memastikan diri bakal segera mundur dari jabatan anggota DPRD Kota Blitar. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut bakal menanggalkan jabatannya karena bakal maju di Pilkada Kota Blitar mendampingi Henry Pradipta Anwar. 

Sesuai aturan, anggota DPRD yang maju Pilkada harus mengundurkan diri 30 hari sebelum pelaksanaan pilkada serentak yang digelar pada 9 Desember 2020 mendatang. 

Baca Juga : Ratusan Guru Ngaji Empat Desa di Pragaan Deklarasi Dukung Fauzi-Nyai Eva

“Prosedur kita ikuti, dari PKB sudah ada yang mengurusi. Jadi begitu tanggal 23 September nanti, saya ditetapkan sebagai calon wakil wali kota bersama Mas Henry, InsyaAllah administrasi sudah siap. Kita pastikan syarat di KPU dan terkait PAW di DPRD kami pastikan beres,” ungkap Yasin kepada awak media, Kamis (17/9/2020).

Dikatakannya, saat ini berkas pengunduran dirinya dari jabatan anggota DPRD sedang dalam proses. Prosedurnya, DPC PKB akan mengajukan surat pengunduran diri Yasin  ke Sekretaris Dewan (Sekwan). Kemudian, Sekwan akan  mengajukan surat pengunduran diri tersebut ke Gubernur. Selain surat pengunduran diri Yasin, PKB sekaligus mengajukan calon anggota DPRD pengganti Yasin untuk pergantian antar waktu (PAW) di DPRD. 

“Nah, untuk PAW itu nanti saya akan digantikan oleh caleg yang perolehan suaranya berada di bawah saya di Dapil Sananwetan,” paparnya.

Yasin menegaskan, dirinya mantap untuk melepaskan jabatan Wakil Ketua DPRD yang baru ditempatinya selama enam bulan terakhir. Dirinya meyakini, dengan menjabat wakil wali kota nantinya akan lebih banyak kesempatan untuk memberikan sumbangsih pengabdian dan memajukan Kota Blitar. 

“Kami yakin, kesempatan berikutnya untuk memajukan Kota Blitar semakin terbuka lebar. Kami yakin maju, yakin menang. Semuanya sudah solid," tandasnya. 

Baca Juga : Belum Familiar Bagi Warga Kediri, Elektabilitas Bapaslon Dhito-Dewi Dinilai 50:50

Dihubungi terpisah, Ketua KPU Kota Blitar Choirul Umam menyampaikan, untuk pencalonan di pilkada maksimal surat pernyataan mundur sebagai anggota DPRD harus diserahkan maksimal 5 hari setelah ditetapkan sebagai calon. Tapi karena panjangnya proses dan tahapan di instansi terkait, maka SK pemberhentian bisa diserahkan maksimal 30 hari sebelum tanggal 9 Desember. 

“Berdasarkan aturan, jika sampai batas waktu yang ditentukan belum menyerahkan SK pemberhentian maka pencalonan yang bersangkutan secara aturan yang berlaku dianggap tidak sah,” tandasnya. 

Sebagaimana diketahui, Pilkada Kota Blitar 2020 dipastikan bakal diikuti dua pasangan calon. Pasangan Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto yang diusung PKB, Golkar dan PKS bakal menantang petahana Santoso-Tjujuk Sunario yang diusung PDIP, Demokrat, PPP, Gerindra dan Hanura. 

Topik
Pilkada Kota Blitar 2020 PKB Yasin Hermanto pasangan Henry Pradipta Anwar Yasin Hermanto yasin segera lepas jabatan DPRD Kota Blitar

Berita Lainnya