Data rekapan kasus covid-19 di Kabupaten Malang periode 11 September 2020. (Foto : Istimewa)
Data rekapan kasus covid-19 di Kabupaten Malang periode 11 September 2020. (Foto : Istimewa)

Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Malang kembali meng-update perkembangan kasus covid-19 di wilayahnya. Berdasarkan data terbaru yang dirilis pada hari Jumat (11/9/2020), jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Malang mengalami penambahan 7 orang.

Menurut Aniswaty Aziz selaku humas Satgas Covid-19 Kabupaten Malang, adanya penambahan 7 pasien covid-19 tersebut membuat total kasus positif covid-19 di Kabupaten Malang meningkat menjadi 825 kasus.

Baca Juga : Polres Ajak 3 Paslon Bupati dan Wabup Mojokerto Deklarasi untuk Patuhi Protokol Kesehatan

”Untuk hari ini (Jumat 11/9/2020) penambahan pasien didominasi  Kecamatan Singosari dan Wagir,” kata Aniswaty sembari mengatakan bahwa dari kedua wilayah tersebut, masing-masing bertambah 2 orang pasien positif covid-19.

Sedangkan tiga  pasien covid-19 lainnya berasal dari Kecamatan Pakis, Karangploso, dan Bululawang. ”Dari ketiga wilayah itu, masing-masing kecamatan bertambah satu orang,” terang Aniswaty.

Bertambahnya jumlah kasus covid-19 tersebut juga dibarengi dengan penambahan pasien yang dinyatakan sembuh. ”Pasien yang sembuh dari covid-19, hari ini (Jumat 11/9/2020) bertambah 11 pasien,” sambung Aniswaty.

Rinciannya, masing-masing 3 pasien dinyatakan sembuh berasal dari Kecamatan Wagir dan Singosari. Sedangkan 5 pasien lainnya, berasal dari Kecamatan Pakis, Pagak, Ngajum, Karangploso, dan Bululawang yang masing-masing dari wilayah tersebut bertambah 1 orang pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh.

”Dengan adanya penambahan 11 orang tersebut, membuat jumlah pasien covid-19 yang dinyatakan sembuh meningkat menjadi 695,” ujar Aniswaty.

Baca Juga : Kapolres Pamekasan Ajak Masyarakat Tingkatkan Kedisiplinan Lawan Covid-19

Sebagai informasi, hingga Jumat (11/9/2020) sudah ada 52 pasien yang dinyatakan meninggal akibat terpapar covid-19. Kemudian pasien yang masih menjalani perawatan tercatat ada 78 pasien.

Dari jumlah tersebut, 24 pasien di antaranya dirawat di rumah sakit, 51 pasien menjalani isolasi mandiri, dan 3 pasien lainnya dirawat di gedung observasi.