Suasana warung khas Tiwul Sompil Sempulur yang ramai / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES
Suasana warung khas Tiwul Sompil Sempulur yang ramai / Foto : Anang Basso / Tulungagung TIMES

Jika banyak resto dan warung di Tulungagung mengandalkan menu modern, tidak halnya dengan warung satu ini. Warung yang diberi nama Sempulur ini justru menawarkan paket menu khas tradisional yakni nasi tiwul, sompil dengan lauk lodho dan ikan tongkol. "Yang hobinya makan pedas, di sini tempatnya," kata Anis Woro, pemilik warung yang berada di desa Karanganom Kecamatan Kauman Kabupaten Tulungagung ini.

Meski punya menu khas tiwul dan sompil, nasi putih juga tetap tersedia di warung miliknya. Hal ini dikarenakan ada pelanggan yang memang belum terbiasa menikmati menu khas yang disediakan. "Bahkan sop iga sama bakso tetap saya siapkan, karena pelanggan yang datang kan juga bermacam-macam," ujarnya.

Baca Juga : Jaga Cita Rasa, Lalapan Cak Tomo Langganan Pejabat dan Pesepakbola

Janda beranak satu yang awalnya bekerja di koperasi ini mengaku membuat usaha warung awalnya hanya bisnis sampingan. Namun, pada perjalanannya, warung miliknya yang terkenal selera pedas ini justru makin hari makin dicari. "Dulu hanya ada beberapa meja dan kursi, kini jika yang datang rombongan tempat ini kadang tidak cukup. Apalagi sekarang telah banyak yang datang dari luar kota juga," kata Anis.

Jika Sabtu dan Minggu atau hari libur lainnya, banyak pencinta gowes yang menyempatkan diri mampir dan menikmati sarapan atau makan siang setelah atau sebelum naik tanjakan menuju Bendungan Wonorejo. "Dari mulut ke mulut, dari teman ke teman dan akhirnya jadi jujugan," imbuhnya.

Menu pedas yang menjadi andalan Sempulur di antaranya adalah lodeh, lodho dan lauk tongkol. "Kunci sedapnya dari tangan saya sendiri, jadi ini harus saya kerjakan sendiri agar khas rasa ini bisa terjaga," tambah Anis.

Dirinya bersyukur, di tahun ketiga ini semenjak dirinya tidak lagi bekerja di Koperasi dari hasil warungnya sudah dapat banyak penghasilan. Bahkan, hasilnya selain dapat untuk kebutuhan sehari-hari juga dapat digunakan membiayai kuliah buah hatinya hingga wisuda. "Meski banyak permintaan ditambah menu, warung ini akan bertahan dengan khas tiwul dan sompil serta cita rasa pedas," terangnya.

Baca Juga : Sensasi Sambal Lalapan Boge Bikin Kangen, Dikenal karena Pelesetan Namanya

Sempulur sendiri berasal dari bahasa jawa yang jika dimaknai dengan arti kata berarti gangsar atau mengalir rejekinya. "Pokoknya yang penting sempulur itu melayani sepenuh hati," pungkasnya.